Membaca Realitas

Karantina Maluku Utara Periksa 113 Hewan Kurban Jelang Iduladha, Perkuat Pengawasan di Ternate

Ternate, Kalesang — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Maluku Utara memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban di wilayah Maluku Utara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang akan dikurbankan berada dalam kondisi sehat dan aman.

Pengawasan dilakukan bersama Dinas Pertanian Kota Ternate melalui pemeriksaan kesehatan terhadap 113 ekor hewan kurban yang terdiri dari sapi dan kambing di Kelurahan Tubo dan Kelurahan Tarau, Kecamatan Ternate Utara, Kamis (21/5/2026).

Kepala Karantina Maluku Utara, Sugeng Prayogo, mengatakan pemeriksaan dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus pengawasan terhadap meningkatnya lalu lintas ternak menjelang Iduladha.

Menurutnya, peningkatan distribusi hewan kurban antarwilayah pada periode Iduladha memerlukan pengawasan yang lebih ketat agar ternak yang masuk dan keluar daerah tetap memenuhi standar kesehatan.

“Momentum Iduladha selalu diiringi meningkatnya lalu lintas ternak antarwilayah. Karena itu, pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban perlu dilakukan secara optimal melalui sinergi lintas sektor untuk memastikan hewan yang dilalulintaskan dalam kondisi sehat, aman, dan layak untuk dikurbankan,” kata Sugeng.

Baca Juga:Penyelundupan Satwa Dilindungi Digagalkan di Ternate, 80 Ekor Diamankan

Ia menambahkan, Karantina Maluku Utara terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui pengawasan lalu lintas ternak guna mencegah potensi penyebaran penyakit hewan di wilayah Maluku Utara.

Pemeriksaan dilakukan melalui tindakan karantina berupa pengecekan fisik dan pemantauan kondisi kesehatan ternak bersama Dinas Pertanian Kota Ternate yang membidangi sektor peternakan. Kegiatan ini juga mengacu pada Keputusan Kepala Badan Karantina Indonesia Nomor 2071 Tahun 2026 tentang Pengawasan dan Pemeriksaan Hewan Kurban Menjelang Iduladha 1447 Hijriah.

Ketua Tim Karantina Hewan Karantina Maluku Utara, Alma Salim Religa, menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kelayakan hewan kurban.

Menurut Alma, aspek yang diperiksa meliputi kondisi fisik ternak, nafsu makan, feses, cara berdiri, hingga pemeriksaan pada bagian mata, hidung, dan mulut hewan.

“Pemeriksaan ini bertujuan memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, bebas penyakit terutama penyakit zoonosis, tidak cacat, serta memenuhi syarat sebagai hewan kurban,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga melibatkan Pengawas Bibit Ternak Ahli Muda Dinas Pertanian Kota Ternate, Humairah Yaman.

“Melalui pengawasan ini, Karantina Maluku Utara berharap masyarakat dapat memperoleh hewan kurban yang sehat, aman, serta memenuhi persyaratan menjelang pelaksanaan Iduladha,” tandasnya.