DLH Ternate Gandeng TNI Gelar Kerja Bakti di Pusat Kota
Ternate, Kalesang – Upaya menjaga kebersihan kawasan pusat kota terus dilakukan Pemerintah Kota Ternate. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemkot menggandeng TNI dari Kodim 1501/Ternate melaksanakan kerja bakti pembersihan lingkungan dan saluran air di kawasan belakang Rusunawa hingga sepanjang area Ruko Jatiland, Kelurahan Gamalama. Jumat (22/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam program Karya Bhakti Jumat Bersih Kodim 1501/Ternate itu difokuskan pada pembersihan sampah dan material yang menghambat aliran air di sejumlah titik.
Dalam pelaksanaannya, DLH Kota Ternate menurunkan Satgas Persampahan secara penuh serta didukung tiga unit armada truk untuk mengangkut sampah hasil pembersihan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Ternate, Musli Muhamad, mengatakan kegiatan serupa tidak hanya dilakukan sekali, tetapi akan dijadwalkan secara berkala setiap pekan sesuai arahan yang telah ditetapkan.
Baca Juga:Pemkot Ternate dan Pemprov Malut Jajaki Kerja Sama Sektor Nontambang dengan Singapura
DLH Ternate Dampingi 41 Pelaku Usaha Kelola Sampah Organik dan Limbah B3 Secara Mandiri
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam aksi bersih lingkungan menjadi langkah penting untuk menjaga kebersihan kawasan strategis perkotaan, terutama di area Rusunawa dan pusat perdagangan.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga lingkungan di sekitar kawasan rusunawa. Apalagi kawasan tersebut merupakan pusat kota dan kawasan jasa perdagangan yang harus dijaga kebersihannya demi estetika ruang kota yang lebih baik,” kata Musli.
Ia menambahkan, kerja bakti tersebut juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
Musli mengingatkan warga agar tidak lagi membuang sampah di lokasi yang berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan seperti saluran drainase, bantaran sungai maupun area kali mati karena dapat memicu penyumbatan aliran air.
Selain menjaga kebersihan, masyarakat juga didorong mulai menerapkan pemilahan sampah dari rumah tangga sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tertata.
“Selain itu, masyarakat juga diharapkan ikut berperan melakukan pemilahan sampah secara mandiri demi lingkungan yang lebih baik,” tutupnya.
