Membaca Realitas
728×90 Ads

Kebakaran Lahan di Gunung Benteng Halteng Berhasil Dipadamkan

WEDA, Kalesang — Kebakaran lahan terjadi di kawasan Gunung Benteng, Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah. Personel Polres Halmahera Tengah bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan masyarakat setempat bergerak cepat memadamkan api agar tidak meluas, Selasa (8/9/2026) malam.

Setelah menerima informasi mengenai kebakaran tersebut, Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto bersama personel Satuan Samapta langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan penanganan.

Setibanya di kawasan Gunung Benteng, personel terlebih dahulu mengecek kondisi api dan wilayah sekitar. Arah angin, kondisi vegetasi, luas lahan yang terbakar serta potensi api menjalar menjadi perhatian dalam menentukan langkah pemadaman.

“Proses pemadaman kemudian dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan petugas Damkar Kabupaten Halmahera Tengah dan masyarakat setempat. Sebanyak dua unit kendaraan pemadam dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman,” ungkap Fiat Dedawanto.

Namun, kondisi medan yang tidak seluruhnya dapat dijangkau kendaraan pemadam membuat petugas harus melakukan pemadaman secara manual di sejumlah titik.

Personel kepolisian, petugas Damkar dan masyarakat menggunakan peralatan yang tersedia di lokasi, seperti ember dan dahan, untuk memukul api sekaligus memastikan bara yang masih menyala dapat dipadamkan.

Selain memadamkan titik api, petugas juga membuat pembatas di sekitar area terdampak dengan membersihkan vegetasi dan material kering. Langkah tersebut dilakukan untuk menghambat kemungkinan api kembali merambat akibat kondisi lahan dan tiupan angin.

“Proses pemadaman dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas dan masyarakat. Setelah mengecek sejumlah titik, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke kawasan di sekitarnya,” ujar Fiat Dedawanto.

Fiat Dedawanto mengapresiasi sinergi antara kepolisian, Damkar dan masyarakat dalam menangani kebakaran tersebut.

Menurutnya, penanganan kebakaran lahan membutuhkan kecepatan sekaligus keterlibatan seluruh pihak agar api dapat segera dikendalikan.

“Penanganan kebakaran membutuhkan sinergi semua pihak. Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Fiat Dedawanto.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Setelah api berhasil dikendalikan dan kondisi di lokasi dipastikan aman, personel Polres Halmahera Tengah meninggalkan lokasi dan kembali ke Mako Polres Halmahera Tengah.

Polres Halmahera Tengah juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api, terutama ketika kondisi lingkungan kering dan mudah terbakar.

728×90 Ads