IDI Malut Minta Pemerintah Perhatikan Capaian Vaksinasi Sebelum PTM
TERNATE (kalesang) – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Maluku Utara, dr. Alwia Assagaf, M.kes meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan capaian vaksinasi sebelum pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas diterapkan.
Menurutnya, PTM diperlukan tetapi persyaratannya perlu diperketat oleh pemerintah daerah. Salah satunya para guru dan siswa harus dipastikan sudah menjalani vaksinasi.
Dikarenakan, capaian vaksinasi remaja saat ini belum mencapai 70 persen. Begitu juga dengan vaksinasi terhadap anak-anak belum bisa dimulai disemua kabupaten/kota.
“Agar PTM berjalan dengan baik, vaksinasi di Mauku Utara harus sudah capai herd immunity untuk kelompok rentan termasuk anak sekolah diusia 6-17 tahun.” ujar dr. Alwia Assagaf kepada kalesang.id via WhatsApp, Selasa (11/1/2022).
Jubir Gustu Covid-19 Maluku Utara ini menambahakn, vaksinasi anak usia 6-17 tahun baru dilksanakan di tiga kabupaten yaitu Halmahera Timur, Halamhera Selatan dan Halmahera Utara.
“Maka dari itu, persyaratan PTM perlu diupayakan oleh pemerintah daerah agar lebih ketat lagi, guru harus sudah vaksin 100% agara dapat melindungi anak-anak kita.” pintanya.(tr-02)
Reporter: Sitti Muthmainnah
Editor: Zulfikar
