Pemerintah akan Batalkan MoU PT LII, Penawaran Pulau Widi Ditunda Tahun 2023
TERNATE (kalesang) – Pemerintah Indonesia akan membatalkan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Leadership Islands Indonesia (PT LII) terkait pelelangan Pulau Widi di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam video yang tersebar beberapa hari kemarin.
Pembatalan MoU pelelangan Pulau Widi tersebut menyusul isinya atau prosedurnya dinilai tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
“Yang isi MoU itu sendiri tidak pernah ditepati oleh PT. LII. Jadi kita akan membatalkan itu.” Ucap Mahfud sebagaimana video yang tersebar berdurasi 52 detik, Sabtu (17/12/2022).
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008–2013 itu juga mengemukakan, kesalahan prosedur misalnya terletak pada fakta bahwa seharusnya dibuat atau atas izin Menteri KKP Republik Indonesia.
“Tapi menteri KKP tidak mengeluarkan selembar pun izin tersebut.” Katanya.
Sejalan dengan itu, baru-baru ini Menteri KKP melalui siaran persnya Nomor: SP.748/SJ.5/XlI/2022 menyebutkan, bahwa KKP memastikan PT. LII sebagai pemegang izin pengelolaan Pulau Widi di Maluku Utara belum mengantongi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).
“Berdasarkan data di kami, saat ini PT. LII belum memiliki PKKPRL untuk pemanfaatan perairan Pulau Widi.” Ucap Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Victor Gustaaf Manoppo sebagaimana ditulis kalesang.id, Senin (5/12/2022) lalu.
Seperti diketahui, PKKPRL merupakan persyaratan yang harus dipenuhi pemanfaat saat akan melakukan kegiatan menetap di ruang laut, baik yang ada di kawasan pesisir maupun pulau-pulau kecil.
Walaupun demikian, hingga hari ini, informasi pelelangan Pulau Widi yang berada di Maluku Utara itu masih ada di situs lelang asal New York tersebut.
Hanya saja, sebagaimana tercantum dalam situs resmi pelelangan tersebut, bahwa jadwal penawaran untuk Pulau Widi akan kembali dibuka pada 24 Januari 2023 mendatang.(m-01)
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Wawan Kurniawan
