Akibat Angin dan Gelombang Tinggi, Kapal LCT Terdampar di Kepsul
SANANA (Kalesang) – Akibat angin dan gelombang tinggi salah satu kapal Landing Craft Tank (LCT) terdampar di bibir pantai Desa Bruakol, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara.
Kapal yang rencana membawa alat berat itu diduga dihantam angin dan gelombang tinggi yang terjadi sekira Minggu (25/12/2022) kemarin.
“Kapal itu diduga terdampar sejak kemarin karena angin dan gelombang tinggi.” Kata Mansur, salah satu warga Desa Bruakol kepada kalesang.id, Senin (26/12/2022).
Baca Juga: Gaji Guru Honda Diduga Dipotong, Simak Penjelasan Plt. Kadis Pendidikan Kepsul
Kapal Landing itu, lanjut Mansur, persiapan mengangkut alat berat usai melakukan pekerjaan jalan hotmix di Kecamatan Mangoli Selatan.
“Tapi sayang, masih dalam persiapan datanglah angin kencang lalu terjadi ombak di bibir pantai sehingga membuat kapal tersebut harus terdampar.” Ujarnya.
Baca Juga: Peresmian Polres Taliabu Tunggu Jadwal Polda Malut
Hingga pagi tadi, Mansur menambahkan, belum ada tanda-tanda kapal tersebut akan bergerak. Dengan kondisi seperti itu, tentu pihak kapal harus meminta pertolongan kepada kapal lain untuk menariknya.
“Kamungkinan baling-baling tersangkut dengan pasir maupun batu sehingga mereka tidak bisa menghidupkan mesin. Khawatir jangan sampai baling-baling kapal patah.” Tandasnya.(tr-02)
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
