Membaca Realitas

Warga Halmahera Tengah yang Hilang Belum Ditemukan

Pencarian akan Dilanjutkan Sabtu 14 Januari 2023

WEDA (kalesang) – Seorang nelayan perempuan asal Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara, Nurma Ahad yang diduga terseret ombak hingga kini belum ditemukan.

Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman mengatakan, memasuki hari ketiga pencarian terhadap perempuan 59 yang diduga terseret ombak di pantai Desa Balifitu, terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.

Jadi, lanjutnya, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD Halmahera Tengah, pemerintah dan masyarakat setempat melaksanakan pencarian dengan penyisiran di pesisir pantai Desa Balifitu dan juga penyelaman di lokasi hilangnya korban.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Warga Halmahera Tengah Diduga Terseret Ombak

Lanjut Fathur, Search and Rescue Unit (SRU) 1 yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri dan BPBD dengan menggunakan rubber boat melakukan pencarian di sebelah utara Last Know Position (LKP) hingga 18 Nm.

“Sementara masyarakat yang menggunakan longboat melakukan pencarian di pesisir Patani Timur hingga 23 Nm.” Katanya, Jumat (13/1/2023).

Pencarian dalam laut

Kendati begitu, Fathur menambahkan, pencarian yang dilakukan mulai pukul 07.00 WIT hingga pukul 17.00 WIT belum berhasil menemukan korban, sehingga operasi SAR hari ketiga dihentikan untuk sementara.

“Rencananya operasi akan dilanjutkan pada Sabtu, 14 Januari 2023.” Ungkapnya.

Baca Juga: Kasus Laka Lantas Oknum Bawaslu Kepulauan Sula Dinyatakan Selesai

Seperti diketahui, sebelumnya pada tanggal 10 Januari 2023 pukul 15.00 WIT, korban bersama adiknya berniat mancing di dekat dermaga Binisowlo, saat korban mancing, adiknya tunggu di pantai, sampai saat waktunya mau pulang, adiknya tidak melihat lagi kakaknya dan sempat mencari korban, namun tidak ditemukan.

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Junaidi Drakel