TIDORE (kalesang) – Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara, diminta serius tangani penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Dari 10 penyakit terbanyak yang dikantongi Dinas Kesehatan (Dinkes) tahun 2022, ISPA menduduki peringkat satu dengan jumlah 3.535 kasus.
Ketua Komisi III DPRD Kota Tidore, Malik Muhammad mengatakan, Dinkes Tidore harus lebih serius menekan angka ISPA.
Baca Juga: Warga Tidore Digegerkan dengan Seekor Buaya
Tentu, lanjutnya, ada tiga hal yang perlu dilakukan Dinkes untuk menggenjot agar penyakit ini turun, yaitu lakukan sosialisasi lebih intens ke masyarakat untuk dapat melakukan hal-hal yang menghindari terjangkitnya ISPA, edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana meminimalisir ISPA.
“Dan yang terakhir penyediaan obat di puskesmas untuk ISPA juga penting untuk diperhatikan sebagai langkah ikhtiar.” Katanya, Rabu (18/1/2023).
Baca Juga: Golkar Maluku Utara Tolak Rancangan Dapil dari KPU
Kemarin, Malik menambahkan, pada saat kunjungan kerja (kunker) di Oba Selatan, dirinya menyempatkan waktu berkunjung ke Puskesmas Lifofa untuk mengkonfirmasi terkait angka ISPA.
“Dokter di Puskesmas Lifofa bilang dalam beberapa bulan terakhir ini penyakit ISPA tinggi, dokter tidak bilang angkanya berapa, tapi rata-rata keluhan warga itu terkait ISPA.” Pungkasnya.
Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Junaidi Drakel
