Membaca Realitas

Uang Tidak Layak Edar Bakal Ditarik

Kejasama dengan TNI-AL Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat

TERNATE (kalesang) – Mulai Jumat (27/1/2023) besok Bank Indoesia (BI) bakal menggelar ekspedisi rupiah berdaulat menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Weda 526 untuk melayani puluhan pulau se Indonesia

Rute pertama yang akan dikunjungi ekspedisi tersebut adalah Kota Ternate dan sejumlah pulau lainnya di wilayah Provinsi Maluku Utara. Diantaranya Pulau Batang Dua, Pulau Obi, Bacan, dan Sanana.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia (BI), Marlison Hakim mengungkapkan, tujuan dari ekspedisi itu untuk menyapa masyarakat yang saat ini masih sulit dijangkau oleh Perbankan dalam melakukan pelayanan.

“Bank Indonesia sudah lakukan dengan kas keliling, tapi masih ada daerah yang belum dikunjungi, Maluku Utara juga termasuk wilayah kepulauan.” Katanya, Rabu (25/1/2023).

Ia menuturkan, berbagai item kegiatan akan dilaksanakan saat kunjungan ke pulau-pulau. Salah satunya, Clean Money Policy atau penarikan uang tidak layak edar.

Yang mana, jenis uang tidak layak edar itu adalah uang lusuh, uang rusak, dan uang yang sudah dicabut dari peredaran.

“Uang tidak layak edar yang dimiliki masyarakat boleh diganti atau ditukar dengan uang layak edar, meskipun uang yang saat ini sedang beredar namun sudah lusuh boleh ditukarkan dengan uang yang baru.” Ungkapnya.

Sehingga masyarakat bisa memegang uang rupiah dengan kualitas terbaik.

“Uang rupiah itu simbol tata negara yang harus dijaga, jangan sampai masyarakat lebih bangga dengan uang asing dibandingkan uang rupiah.”Harapnya.

Marlison mengatakan, kegiatan ekpedisi ini bekerjasama dengan pihak Tentara Nasional Indonesia Angakatan Laut (TNI-AL) dan masing-masing pemerintah daerah.

“Kerjasama dengan TNI-AL sebab mereka menjelajahi pulau-pulau, dan juga Pemda karena mereka putra daerah dan paling tahu pulau mana yang harus dikunjungi.”Tandasnya.

 

Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan