Membaca Realitas

Ratusan Ribu Ekor Udang Vaname di Tidore Siap Panen

Gunakan Sistem Bioflog, Bakal Tambah 15 Unit Kolam Baru

TIDORE (kalesang) – Ratusan ribu ekor udang Vaname yang dibudidaya di Kelurahan Dowora, Tidore Timur, siap dipanendalam waktu dekat.

“Kita target selama 75 hari setelah telurnya ditabur ke kolam. Awalnya kita tabur telur udang itu sekira 1 bulan lalu. Kalau jadi panen, kita target capai 3 hingga 6 ton.” Ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tidore Kepulauan Maluku Utara, Hamid A. Latif saat dikonfirmasi, Jumat (10/2/2023).

Kata dia, rata-rata penaburan telur udang itu sebanyak 200 ribu telur/ kolam. Ada 3 kolam berbentuk lingkaran.

Dia menjelaskan, dari tiga kolam, terdapat dua kolam berdiameter ukuran 20 meter, dan satu kolam berdiameter ukuran 30 meter.

“Untuk kolam diameter 20 itu sebanyak 200 ribu telur udang yang ditabur, sedangkan diameter 30 jumlahnya diatas 200 ribu.” Tuturnya.

Pemeliharaan udang tersebut, lanjut dia menggunakan sistem bioflok atau sistem tertutup, jadi kolam pemeliharaan itu dibuat di darat tepat di belakang Dinas Pangan Kota Tidore.

“Jadi kolamnya didarat, nanti airnya kita tarik air laut menggunakan mesin.” Ucapnya.

Bioflok ini sambung dia, mulai dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2022 senilai Rp900 juta melalui program kampung budidaya.

Di tahun 2023, DKP Tidore kembali mengusulkan ke kementerian perikanan, dan program budidaya mendapat kucuran DAK sebesar Rp2 miliar.

“Anggarannya Rp2 miliar itu sudah masuk. Sekarang belum sampai tender jasa karena masih dalam proses membuat rancangan. Kita rencanakan pengadaan 15 unit bioflok diameter ukuran 20 meter.” Paparnya.

Penambahan bioflok sebanyak itu, kata dia, lantaran luasan lahan yang digunakan untuk budidaya udang lebih 1 dari  hektar.

“Luasnya 1 hektar lebih sedangkan kita baru gunakan belum sampai 1 hektar. Karena ini lahan pemerintah, jadi sistemnya sewa lahan. Dengan begitu akan menyumbang PAD untuk Kota Tidore.” Terangnya.

Penambahan jumlah unit bioflok ditahun 2023 ditargetkan memetik hasil panen dikisaran 20 ton lebih.

“Kita pakerjakan warga setempat sudah 6 orang untuk mengelolanya. Dengan penambahan di 2023 ini, kita akan rekrut tambah.” Tandasnya.

 

Reporter: M. Rahmat Syafruddin

Redaktur: Wawan Kurniawan