Membaca Realitas

Industri Pengolahan Kelapa Bakal Dibangun di Akelamo Tidore

Realisasi Tahun ini, Telan Anggaran Rp8 Miliar

TIDORE (kalesang) – Para petani di Maluku Utara, terutama di Kota Tidore Kepulauan akan gembira dengan kabar hadirnya industri pengolahan kelapa mulai dari batok hingga serabut.

Pasalnya, Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 sebesar Rp8 miliar di Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Tidore akan diperuntukkan bagi pembangunan Sentra Industri Kelapa Terpadu (SIKT) di Kelurahan Akelamo, Kecamatan Oba Tengah, Tidore Kepulauan.

“Iya benar, tahun ini ada DAK sebesar Rp8 Miliar untuk pembangunan sentra industri kelapa terpadu di Akelamo.” Kata Kepala Perindagkop dan UKM Kota Tidore, Saiful Bahri Latif, Kamis (23/2/2023).

Kata dia, duit Rp8 miliar itu dialokasikan untuk pembangunan fisik sebesar Rp6 miliar, dan untuk pengadaan mesin pengolahan industri senilai Rp2 miliar.

Jadi dia bilang, pendapatan para petani nanti tidak hanya bertumpu pada kopra semata, akan ada pengembangan produksi.

Dia menambahkan, proyek ini sementara dalam proses perencanaan, untuk menuju ke lelang.

“Yang jelas di pertengahan tahun ini direalisasi.” Ujarnya.

Luasan lahan yang digunakan dalam proyek ini, dia bilang berkisar 1,5 hingga 2 hektar tepatnya di lokasi bekas proyek kelapa Genja.

Sekadar diketahui, total DAK di Perindagkop dan UKM Kota Tidore tahun 2023 sebesar Rp15 Miliar.

 

Reporter: M. Rahmat Syafruddin
Redaktur: Wawan Kurniawan