Mahasiswa Unkhair Ternate Ditemukan Meninggal dalam Kosan
Rencana Dimakamkan Malam Ini Menunggu Proses Visum Et Repertum
TERNATE (kalesang) – Iqbal Lihawa, warga Desa Akediri, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara ditemukan meninggal dunia Rabu (5/4/2023).
Menurut informasi yang diperoleh kalesang.id, pria 25 tahun ini ditemukan di salah satu kamar indekos di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate sekira pukul 18.00 WIT, tempat korban tinggal.
Korban merupakan mahasiswa jurusan Teknik Elektro di Universitas Khairun Ternate semester 14.
“Dia itu sempat kuliah cuma ambil cuti. Sekarang sudah mulai kuliah lagi.”Ucap rekan korban saat berbincang dengan kalesang.id, Rabu (5/4/2023) malam.
Barens, salah satu teman dekat almarhum kepada kalesang.id menceritakan, belum mengatahui pasti penyebab korban meninggal dunia.
“Saya juga kurang tahu dia ada penyakit apa, karena korban tidak pernah bercerita soal itu.”Katanya.
Barens mengisahkan, awalnya Selasa malam ia ingin pinjam ATM, karna ada kiriman uang melalui rekening korban, tapi setelah berkali-kali pintu kamar diketuk, korban tidak merespon.
“Cuma saya pikir mungkin dia lagi tidur makanya saya juga kurang enak, khawatir menganggu.”Ungkapnya.
Namun kecurigaan Barens memuncak karena hingga Rabu sore tadi, pintu kamar korban terkunci. Barens kembali mengetuk pintu kamar korban, namun masih tak ada respon.

“Saya kembali ketuk pintu sambil teriak tapi tidak ada suara dari dalam kamar.” Sambungnya.
Penasaran, Barens berinisiatif naik ke ventilasi dan mencoba memeriksa keadaan korban melalui kamera HP. Betapa kaget, setelah memeriksa hasil video, korban terlihat dalam posisi terlentang dan tak bergerak.
Beberapa penghuni kos lantas membuka paksa jendela dan masuk. Setelah diperiksa korban sudah tak bernyawa.
“Saat itu saya langsung beritahukan ke Pak RT untuk dilaporkan ke pihak kepolisian. Selanjutnya korban di bawah ke Rumah Sakit Umum Chasan Boesoirie.”Ungkap Barens.
Sementara di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie Ternate, rekan korban juga beberapa dosen dan pihak kepolisian tampak berada di lokasi.
Korban hingga saat ini masih menunggu untuk dilakukan Visum et Repertum yang terlambat karena membutuhkan persetujuan keluarga, sementara hingga berita ini diturunkan, belum ada satupun pihak keluarga korban yang datang ke rumah sakit.
Pihak kepolisian juga belum memberikan keterangan. “Nanti dulu kita sedang tunggu pihak keluarga korban.”Ujar salah anggota polisi yang tampak berjaga di depan ruang jenasah RSUD Chasan Bosoerie.
Reporter: Rahmat Akrim/Juanda Umaternate
Redaktur: Wawan Kurniawan
