Prodi Sejarah Unkhair Ternate Gelar Lomba Penulisan Biografi Tingkat Nasional
Hasil Tulisan Terbaik akan Dibukukan
TERNATE (kalesang) – Prodi Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Khairun (Unkhair) Ternate gelar lomba penulisan biografi sejarah tingkat nasional. Tulisan tersebut mengisahkan seorang tokoh.
Ketua Program Studi Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Unkhair Ternate, Jainul Yusup mengatakan, penulisan tersebut tentang kisah riwayat hidup orang lain yang merupakan tokoh yang berpengaruh.
Di dalam kisah riwayat hidup tersebut, lanjutnya, ditulis bagaimana perjalanan tokoh tersebut. Tokoh yang ditulis di dalam biografi biasanya merupakan tokoh yang dianggap penting atau setidaknya memiliki pengaruh bagi daerah, negara atau kehidupan banyak orang.
“Program Studi Sejarah Unkhair akan menyelenggarakan kegiatan bertaraf nasional, penulisan biografi sejarah, tokoh-tokoh lokal di daerah masing-masing dari Sabang sampai Merauke.” Kata Jainul, Kamis (20/4/2023).
“Kegiatan itu melibatkan semua perguruan tinggi yang ada Prodi Sejarah, baik prodi di sejarah Peradaban Islam, Prodi Pendidikan Sejarah, dan Prodi Ilmu Sejarah/Sejarah yang jumlahnya hampir 100 prodi di seluruh Indonesia.” Tambahnya.
Adapun syaratnya, Jainul menyebutkan, tiap prodi mengirimkan minimal 1 tulisan makalah yang menceritakan tokoh lokal berpengaruh di daerahnya, mulai masih masa kecil, hingga dewasa. Selain itu memperjuangkan daerahnya dan atau punya dampak positif bagi kemaslahatan banyak orang.
“Misalnya tokoh-tokoh di Maluku Utara, ada Sultan Nuku, Babullah, Khairun, Sultan Zainal, Iskandar Muhammad Jabir Syah, dll.” Ujarnya.
Sementara itu, menurut Ketua Panitia penulisan biografi, Prodi Sejarah Unkhair, Petra Wahyu Utama, kegiatan ini rencana diselenggarakan usai semester.
“Dengan tim juri yang independen dari kampus keterwakilan ada Unpad, Undip, UI, Unhas dan Unkhair sendiri.” Ungkapnya.
Hasil penulisan terbaik, dia menambahkan, akan ditetapkan sebagai pemenang 1, 2, 3 dan harapan 1, 2 dan 3, diberikan hadiah berupa sertifikat dan uang.
“Hasil tulisan terbaik 10 -20 karya mahasiswa se-Indonesia tersebut akan dibukukan, sehingga menjadi mahakarya kita semua.” Pungkasnya.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
