Membaca Realitas

Masyarakat Diimbau Tidak Beraktivitas Dalam Radius 1.5 Km dari Kawah Puncak Gunung Gamalama Ternate

Tingkat Aktivitas Gunung Gamalama Level II atau Waspada

 

TERNATE (kalesang) – Masyarakat, pengunjung atau wisatawan diimbau agar tidak beraktivitas di dalam radius 1.5 km dari kawah puncak Gunung Gamalama Ternate, Maluku Utara.

Penyusun laporan, Iwan Amat mengatakan, pada musim hujan, masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Gamalama agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar.

Jadi, lanjutnya, berdasarkan amatan visual gunung Gamalama kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Di mana, asap kawah tidak teramati. Permukaan gunung tertutup kabut, aktivitas kawah tidak dapat teramati.

“Cuaca cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah utara dan timur laut. Suhu udara 25-31 °C dan kelembaban udara 75-83 persen.” Kata Iwan, Selasa (16/5/2023).

Baca Juga: Maluku Utara Dapat Kuota Cadangan Haji 25 Persen, Ini Selengkapnya

Aktivitas kegempaan di Gunung Gamalama, Iwan menambahkan, untuk gempa tektonik lokal jumlah 4, dengan amplitudo 6-42 mm, durasi 24.29-65.59 detik.

“Gempa tektonik jauh dengan jumlah 9. Tingkat aktivitas Gunung Gamalama Level II atau waspada.” Pungkasnya.

Baca Juga: Diduga Aniaya Mantan Istri, Polisi Amankan Lelaki Asal Kasturian Ternate

Untuk diketahui, laporan ini diolah dari sumber data yang dirilis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Republik Indonesia, Badan Geologi, PVMBG.

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Junaidi Drakel