Membaca Realitas

Soal DOB Mangoli Raya, Pemda Kepulauan Sula Harap Semua Pihak Berjuang Yakinkan Pempus

Ahkam: Kami DPRD Tetap Mendukung

 

JAKARTA (kalesang) – Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Sula, Maluku Utara, berharap semua pihak dapat berjuang untuk meyakinkan Pemerintah Pusat (Pempus) agar Pulau Mangoli bisa dimekarkan.

Wakil Bupati Kepulauan Sula, M. Saleh Marasabesy mengatakan, sebagaimana yang sudah disampaikan oleh tim penyusun dokumen bahwa mereka akan menyelesaikan administrasi yang menjadi syarat pemekaran DOB Mangoli Raya. Bila dokumennya sudah selesai, maka tahap selanjutnya adalah menunggu tahap moratorium dibuka.

“Maka dari itu saya berharap kita semua berjuang agar bisa meyakinkan Pemerintah Pusat bahwa Pulau Mangoli benar-benar inginkan pemekaran.” Katanya, Rabu (21/6/2023).

Jadi, lanjutnya, sebagaimana yang dipresentasikan oleh Plh. Direktur Penataan Daerah, Otsus dan DPOD, Budi Arwan, dari 11 DOB di Maluku Utara, yang tercatat hanya 4 daerah, termasuk Mangoli Raya.

“Berarti telah menunjukan sudah mencapai 40 persen Pulau Mangoli bakal dimekarkan.” Ucapnya.

Berita Terkait: Puluhan Pejabat dan Enam Kades di Kepulauan Sula Temui Kemendagri Bahas DOB Mangoli Raya

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Sula, Ahkam Gajali menambahkan, pihaknya tetap terus mendukung hingga Pulau Mangoli dimekarkan menjadi kabupaten.

“Kami DPRD tetap mendukung.” Ungkap Ahkam.

Tentu, Ketua DPD II Partai Golkar itu menambahkan, hal ini bukan langsung terjadi dalam waktu dekat. Tetapi membutuhkan perjuangan dari semua stakeholder, apalagi terkait dengan moratorium yang sudah menjadi urusan politik.

“Jika memang moratorium masuk urusan politik, maka saya selaku DPRD sekagilus Ketua DPD II Partai Golkar akan paling di depan untuk menyuarakan DOB Mangoli Raya.” Sambungnya.

Putra Pulau Mangoli itu tidak segan-segan menyampaikan, secara institusi Partai Golkar mulai dari tingkat DPD II, DPD I maupun keterwakilan Golkar di DPR RI, yakni Alien Mus akan bersama-sama berjuang untuk menyuarakan ini ke Pemerintah Pusat.

“Kami anggota DPRD yang dari Pulau Mangoli tidak duduk diam, akan tetapi kami terus berjuang bersama masyarakat yang diwakili oleh kepala-kepala desanya.” Pungkasnya.

 

Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel