TERNATE (kalesang)– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gabungan Perusahaan Kontruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Provinsi Maluku Utara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke IV.
Musda IV bertajuk Terus Melaju Gapeksindo Maju itu digelar di Sahid Bela Hotel, Kota Ternate, Kamis (14/9/2023).
Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Hubungan Lembaga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gapeksindo Ridwan Jabir mengatakan, Musda ke IV DPD Gapeksindo Maluku Utara ini menjadi salah satu kesiapan asosiasi dalam menghadapi proses akreditasi 2024 mendatang.
“Asosiasi kembali dihadapi dengan akreditasi, ada berbagai syarat yang harus disiapkan salah satunya proses Musda ini.” Ungkapnya kepada kalesang.id.
Selain membentuk pengurus baru dan menyusun Program Kerja (Proker) 5 tahun kedepan, ia berharap, melalui Musda ini DPD Gapeksindo Maluku Utara dapat melahirkan solusi dalam menghadapi persoalan konstruksi daerah dan nasional.
“Apalagi tantangan beratnya saat ini, akan ada Pilkada mendatang. Semoga kami dapat melaluinya.” Katanya.
Sementara itu, Ketua DPD Gapeksindo Maluku Utara M. Saldy Kharie menuturkan, dengan adanya perkembangan zaman, proses perizinan jasa konstruksi menjadi tantangan terbesar bagi pihaknya.
“Regulasi terkait persyaratan mendapatkan SPU badan usaha banyak berubah dan dinamis.” Jelasnya.
Ia mengaku, terhambatnya proses perizinan jasa konstruksi di Maluku Utara, disebabkan oleh sejumlah aspek, salah satunya Sumber Daya Manusia (SDM).
“Syarat perizinan membutuhkan tenaga kerja yang berkompeten, tapi sangat terbatas, khususnya lulusan teknik dan arsitek, belum lagi mereku harus diuji untuk mendapatkan SKK.” Tuturnya.
Untuk itu, ia mengungkapkan, pada Musda ke IV ini, DPD Gapeksindo Maluku Utara akan menerbitkan rekomendasi untuk DPP.
“Dalam Musda ini kami akan cari solusi yang akan direkomendasikan ke DPP untuk ditindaklanjut ke Pemerintah Pusat sebagai bahan pertimbangan penyusunan regulasi agar berpihak pada kami.” Tutupnya.
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan
