Membaca Realitas

Pulau Morotai Diguncang Gempa M5,6, Ini Kata BMKG

TERNATE (kalesang) – Pulau Morotai, Maluku Utara diguncang gempa bumi berkekuatan M5,6. Menurut BMKG Kelas III Ternate, gempa tersebut terjadi di wilayah Pantai Barat Laut Pulau Morotai, pada Selasa (5/12/2023) malam.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,4. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,62° LU ; 128,22° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 62 Km arah Timur Laut Pulau Doi pada kedalaman 42 km.

Kepala Stasiun Geofisika Ternate Gede Eriksana Yasa menyampaikan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik mendatar atau oblique-thrust.” Ujar Gede.

Gempa bumi ini, lanjutnya, berdampak dan dirasakan di daerah Morotai dengan skala intensitas IV Modified Mercalli Intensity (MMI) dan daerah Halmahera Utara dengan skala intensitas III MMI.

“Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.” Ungkapnya.

Gede mengimbau, masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak sebelum anda kembali ke dalam rumah.” Pungkasnya.

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Junaidi Drakel