TERNATE, Kalesang – Harga emas di Kota Ternate kembali mengalami kenaikan signifikan pada pekan ini. Meski demikin peminat emas masih tinggi.
Di sejumlah toko perhiasan kawasan Kelurahan Gamalama, emas kadar 87,5 persen kini dipatok Rp2.450.000 per gram. Sementara emas kadar 91–93 persen dijual dengan harga Rp2.255.000 per gram.
Bila dibandingkan bulan lalu, kenaikan ini terbilang tajam. Pada pertengahan bulan sebelumnya, emas 87,5 persen masih berada di kisaran Rp2.300.000 per gram, sedangkan emas 91–93 persen dijual sekitar Rp2.150.000 per gram. Artinya, terdapat lonjakan antara Rp100.000 hingga Rp150.000 per gram dalam satu bulan terakhir.
Lestari, Pemilik Toko memas, mengaku kenaikan harga terjadi secara bertahap dan mengikuti perkembangan harga emas internasional serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar.
“Kenaikan sudah terasa sejak awal bulan. Sekarang harga kadar 87,5 persen sudah mencapai Rp2.450.000 per gram. Kami menyesuaikan dengan harga pasar global,” ujarnya saat ditemui di tokonya.
Meski harga naik, minat masyarakat membeli emas disebut tidak menurun drastis. Pembeli tetap stabil, terutama mereka yang menjadikan emas sebagai tabungan jangka panjang.
“Pembeli tetap ada, terutama ibu-ibu yang rutin menabung emas. Mereka biasanya tidak terlalu terpengaruh fluktuasi harga,” katanya.
Namun, kenaikan harga ini juga mendorong sebagian warga memanfaatkan momentum untuk menjual kembali perhiasan lama mereka demi memperoleh nilai tukar lebih tinggi.
“Semenjak harga naik, banyak juga yang menjual emas lama. Mereka melihat ini sebagai kesempatan mendapatkan keuntungan,” jelasnya.
Ia menambahkan, momentum akhir tahun turut mempengaruhi tingginya transaksi emas. Perputaran ekonomi menjelang Natal dan Tahun Baru membuat aktivitas jual-beli emas meningkat.
“Saya kira harga masih bisa berubah dalam beberapa pekan ke depan, tergantung kondisi pasar internasional. Dengan tren kenaikan ini, emas tetap jadi investasi favorit warga Ternate,” tandasnya.
