TERNATE, Kalesang – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, aktivitas ekonomi di Kota Ternate mulai menggeliat. Puluhan pedagang musiman tampak mempersiapkan lapak di dua titik sentral perdagangan, yakni kawasan Masjid Al-Munawar dan Kelurahan Kota Baru. Minggu (15/2/2026).
Di kawasan Masjid Al-Munawar, lapak yang disiapkan didominasi pedagang busana Muslim. Berdasarkan pantauan di lapangan, proses pemetaan lokasi dagang telah dimulai dan sejumlah pedagang mulai menata perlengkapan mereka.
Salah satu pedagang busana Muslim, Hj. Asri, mengatakan para pedagang bergerak lebih awal agar proses pemasangan tenda dapat berjalan lancar.
“Hari ini persiapan, besok sudah mulai pasang tenda. Panitia masjid yang menyiapkan tenda dan kami menyewa dari mereka. Harga sewanya kurang lebih Rp10 juta untuk satu bulan penuh selama Ramadan,” ujar Hj. Asri.
Ia menjelaskan, biaya tersebut sudah termasuk fasilitas tenda berukuran besar dan pasokan listrik. Untuk stok barang dagangan, ia mengaku telah melakukan pembelian langsung dari Jakarta.
“Persiapan sebagai penjual sudah kami lakukan dengan belanja di Jakarta. Jadi stok aman, khusus pakaian muslimah,” tambahnya.
Sementara itu, di kawasan Kota Baru, lapak yang disiapkan mayoritas menjual busana umum. Pengadaan tenda di lokasi ini dilakukan secara mandiri oleh pihak swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Ternate, mengingat adanya kewajiban pembayaran retribusi.
Dady, salah satu pemilik tenda di Kota Baru, menyebutkan sekitar 15 unit tenda telah disiapkan untuk para pedagang. Meski merupakan milik pribadi, pihaknya tetap berkoordinasi dengan pemerintah terkait legalitas penggunaan lokasi.
“Pengadaan tenda ini milik pribadi, tapi tetap kerja sama dengan pemerintah karena ada retribusi. Untuk pedagang, biaya sewa bervariasi, karena mereka juga membayar listrik langsung ke PLN,” jelasnya.
Menurut Dady, meski persiapan telah dimulai sejak awal, lonjakan pembeli biasanya terjadi mendekati Hari Raya Idul Fitri.
“Biasanya H-10 Lebaran baru benar-benar ramai. Ini sudah jadi partisipasi rutin setiap tahun,” pungkasnya.
Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar
