Membaca Realitas

Arus Balik Lebaran 2026, Penumpang Bandara Ternate Meningkat Tajam

TERNATE, Kalesang – Arus balik Idulfitri 1447 Hijriah di bandara menunjukkan tren peningkatan jumlah penumpang yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini tercatat secara konsisten sejak H+1 hingga mencapai puncaknya pada H+3 Lebaran.

Ketua Posko Angkutan Lebaran (ANGLEB), Yusril, mengungkapkan bahwa berdasarkan perbandingan data tahun ke tahun (year-on-year/yoy), minat masyarakat menggunakan moda transportasi udara pada Lebaran tahun ini meningkat cukup tinggi.

Berdasarkan rekapitulasi data sementara, jumlah penumpang pada H+1 tahun 2026 tercatat sebanyak 782 orang, meningkat dari 418 penumpang pada periode yang sama tahun 2025. Pada H+2, jumlah penumpang naik dari 679 orang pada 2025 menjadi 1.046 orang di 2026. Sementara itu, pada H+3, jumlah penumpang mencapai 1.302 orang, meningkat dari 1.115 orang pada tahun sebelumnya.

“Setiap hari jumlahnya meningkat. Saya memantau mulai dari maskapai Batik Air hingga Garuda Indonesia, kenaikannya cukup jauh dibandingkan tahun lalu,” ujar Yusril di Posko Terpadu, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa H+3 menjadi titik puncak arus balik tahun ini. Meski terjadi lonjakan penumpang, operasional bandara tetap berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik dari sisi teknis maupun cuaca.

“Puncak arus balik terjadi di H+3. Sejauh ini belum ada penambahan penerbangan (extra flight), namun seluruh penerbangan berjalan aman dan tidak mengalami penundaan. Jika kondisi cuaca tetap cerah, kami optimistis hingga penutupan posko semua berjalan lancar,” jelasnya.

Terkait prosedur keberangkatan, pihak bandara tetap memperketat pengawasan, khususnya bagi penumpang dengan kondisi tertentu demi menjamin keselamatan penerbangan.

“Himbauan terkait kesehatan dan keselamatan sudah disampaikan sejak di bandara asal. Penumpang berkebutuhan khusus, ibu hamil, hingga bayi wajib menjalani pemeriksaan kelayakan sebelum terbang. Ini merupakan prosedur yang harus dipatuhi,” tegas Yusril.

Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar