Membaca Realitas

Antisipasi Banjir, DLH Ternate Bersihkan Saluran Air di Kawasan Gamalama

Ternate, Kalesang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate melakukan pembersihan saluran air di kawasan belakang Rusunawa dan Ruko Jati Land Mall, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, sebagai upaya mengantisipasi potensi banjir akibat tingginya curah hujan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Ternate, Musli Muhammad, mengatakan pembersihan saluran air melibatkan sekitar 30 personel Satuan Tugas (Satgas) Layanan Kebersihan DLH yang didukung dua unit armada pengangkut sampah.

Menurut Musli, kegiatan itu berhasil mengangkat berbagai jenis sampah yang selama ini menyumbat aliran drainase, dengan dominasi sampah plastik. Pembersihan dilakukan secara rutin setiap hari Jumat dan hingga saat ini telah dilaksanakan sebanyak tiga kali.

“Dari kegiatan ini berhasil diangkut berbagai jenis sampah yang didominasi sampah plastik. Setelah dilakukan pembersihan secara rutin sebanyak tiga kali setiap hari Jumat, kondisi saluran air di belakang Rusunawa kini mulai terlihat bersih dari tumpukan sampah,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Ia menegaskan, kebersihan saluran air harus menjadi tanggung jawab bersama karena keberadaan drainase yang bersih sangat penting untuk mengurangi risiko genangan dan banjir saat musim penghujan.

Karena itu, masyarakat diminta tidak lagi menjadikan saluran maupun alur air sebagai lokasi pembuangan sampah. Kebiasaan tersebut tidak hanya menghambat aliran air, tetapi juga dapat mencemari lingkungan dan menurunkan kualitas kebersihan kawasan perkotaan.

“Setelah saluran ini bersih, kami berharap masyarakat ikut menjaga kebersihannya. Jangan lagi memanfaatkan alur air sebagai tempat pembuangan sampah karena dampaknya sangat merugikan lingkungan dan masyarakat sendiri,” kata Musli.

Selain melakukan pembersihan, DLH Kota Ternate juga berencana menata kawasan di sekitar bantaran saluran air agar lebih tertib dan memiliki nilai estetika yang lebih baik.

Musli menjelaskan, area di sekitar alur air tersebut akan dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau berupa taman yang diharapkan dapat mempercantik lingkungan sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan.

“Untuk memperkuat identitas ruang di sekitar bantaran alur air, ke depan akan kami tata menjadi taman sehingga lingkungan menjadi lebih asri dan estetika kota tetap terjaga. Upaya ini juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar tidak membuang sampah di lokasi tersebut,” ujarnya.

DLH berharap upaya pembersihan dan penataan kawasan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung terciptanya Kota Ternate yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.