Menghalangi Jalan Keluar Masuk Rusunawa, Sebuah Lapak Dibongkar Petugas
TERNATE (Kalesang) – Dianggap Menghalangi jalan keluar masuk Rusnunawa, Sebuah Lapak di terminal, Kelurahan Gamalama, dibongkar Dinas Pasar, PU, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate.
Kapak yang dibongkar adalah milik salah satu pedagang yang berjualan tas. Lapak itu dibongkar karena berada tepat di jalan kuar masuk Rusnunawa dan Terminal.
Ima salah satu pedagang saat ditemui kalesang.id menyampaikan, sebelumnya dilakukan pembongkaran, terlebih dahulu dialkukan pertemuan antara pemilik lapak dan pemerintah yang membahas mengenai pembuatan jalan keluar masuk rusunawa tersebut.
“Saat pembongkaran pemilik lapak ada sementara di luar daerah karena keluarganya meninggal.” Ungkap Ima saat ditemui kalesang.id Kamis (17/02/22)
Lanjut Ima, Barang-barang dagangan pemilik lapak tersebut sementra dimanakan oleh petugas dengan dimasukan dimasukkan petugas kedalam karung.
Pembongkaran tersebut, kata Ima dilakukan sejak Rabu kemarin sekitar Pukul 10.00 WIT.
Ia menambahkan, deretan lapak yang mengahadap ke Utara itu rata-rata pemiliknya adalah pedagang yang berasal dari Buton.
Sementara pemilik lapak sebelah kiri yang dibongkar kepada kalesang.id mengaku petugas memintanya menghibahkan 1 meter untuk pembuatan jalan keluar masuk.
Sedangakan salah satu sopir angkot menyampaikan rasa kesalnya. Menurutnya jika dibongkar semestinya dibongkar juga lapak yang lain.
“Jangan bongkar satu terus yang lain dibiarkan. Kasihan orang ada sementara mencari nafkah”. Sesalnya.
Ia juga mengatakan jika sewaktu-waktu hujan atap lapak menjadi satu-satunya penumpang berteduh, mengingat belum ada ruang tunggu.
“Bongkar tetapi tidak membangun ruang tunggu akan membuat kami (para sopir) sengsara karena penumpang akan malas ke terminal karena tidak ada tempat berteduh” tutupnya. (tr-04)
Reporter: M Rahmat Syafruddin
Editor: Ibrahim
