Live di Kalesang Kampung, Rudi: Kami Harap Dinas Pariwisata Malut Bantu Desa Pohea
SANANA (kalesang) – Kepala Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Rudi Duwila berharap Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara (Malut) bisa membantu melakukan pembuatan jalan ke lokasi mangrove sekitar 500 meter.
“Kami sangat berharap Pariwisata Provinsi Malut bisa bantu bangun jalan masuk wisata mangrove Desa Pohea.” Kata Rudi pada saat live di instagram melalui program kalesang kampung, Rabu (27/7/2022).
Kepala desa (Kades) dua periode itu mengku bahwa wisata mangrove di desanya mangalami kendala dengan akses jalan masuk. Sebelunya, Dinas Pariwisata Malut pernah berkunjung ke lokasi mangrove.
“Biasanya saat air laut pasang, akses masuk ke lokasi wisata agak sulit, sebab kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melewatinya.” Keluh Rudi.
Kalau misalnya saat ini jalan masuk ke lokasi mangrove sudah ada akses, kata Rudi, maka pengunjung wisata mangrove bakal bertambah banyak lantaran mereka sudah tidak jalan kaki, tapi sudah bisa menggunakan kendaraan.
“Wisata mangrove yang ada di desanya itu terletak di kawasan yang strategi. Jika pihak provinsi bisa bantu, saya yakin wisata mangrove di Pohea akan mengalami sedikit perubahan.” Ungkap Rudi.
Tentu, Rudi menambahkan, Dinas Pariwisata Provinsi bakal membantu. Namun, pihaknya harus menyiapkan salah satu persyaratan yang diminta, yakni surat hibah lahan.
“Kami juga sudah membuat berita acara hibah lahan yang ditandatangani oleh sejumlah masyarakat. Dan hal itu juga sudah diserahkan ke Dinas Pariwisata Provinsi.” Tandasnya.(tr-02).
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Junaidi Drakel
