Membaca Realitas

Kecewa, PAC Nyatakan Mosi Tidak Percaya ke Ketua DPC PDI-P Kepsul

SANANA (kalesang) –Sepertinya sejumlah pengurus DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara (Malut), sudah tidak mau mendukung Bupati Fifian Adeningsi Mus pada Pilkada 2024 nanti.

Buktinya, pernyataan Ketua DPC PDI-Perjuangan Kepsul, M. Ridho Guntoro yang mendukung adik kandung mantan Bupati Kepsul, Ahmad Hidayat Mus (AHM) pada Pilkada 2024 itu, telah mendapat tanggapan keras dari 11 Pengurus Anak Cabang (PAC).

Pada Selasa (2/8/2022), 11 PAC datangi sekretariat DPC PDI-Perjuangan Kepsul, di Desa Falahu, Kecamatan Sanana dengan menyatakan mosi tidak percaya terhadap M. Ridho Guntoro.

Dari 11 PAC itu, antaranya PAC Kecamatan Sanana, Sanana Utara, Sulabesi Tengah, Sulabesi Timur, Sulabesi Selatan, Sulabesi Barat, Mangoli Timur, Mangoli Utara Timur, Mangoli Selatan, Mangoli Barat dan Mangoli Utara. Mereka datangi sekretariat DPC PDI-P Kepsul yang ada di Desa Falahu, Kecamatan Sanana, Selasa (2/8/2022).

Mereka menilai penyampaian Ridho yang masih mendukung Bupati Kepsul Fifian Adeningsi Mus (FAM) pada Pilkada 2024 nanti, hanyalah pernyataan atas nama pribadi. Bukan mewakili PDI-Perjuangan.

“Selama ini, Ketua DPC PDI-P Kepsul Ridho Guntoro hanya pentingkan urusan pribadi, daripada kepentingan internal partai.” Keluh Ketua PAC Mangoli Selatan, Aryo Upara kepada kalesang.id.

BACA BERITA TERKAIT: PDI-Perjuangan Masih Dukung FAM di Pilkada 2024

Selain hanya kepentingan pribadi, Aryo menganggap bahwa Ridho mengabaikan urusan-urusan partai yang terkait dengan konsolidasi tiga pilar, yaitu sturuktural partai, legislatif dan eksekutif.

“Padahal tiga pilar itu yang telah diamanatkan oleh Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarno Putri. Amanat itu sifatnya sengat penting dengan tujuan meraih kemenangan pada Pilpres 2024 mendatang.” Tegasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenang Pemilu (Bapilu) DPC PDI-P Kepsul, Arman Buton menambahkan, seharusnya Ketua DPC M. Ridho Guntoro fokus lakukan verifikasi partai dan konsolidasi untuk menang pada Pemilu 2024.

“Sebelum bicara soal Pilkada 2024, harusnya kita lebih fokus pada kemenangan Pileg 2024, karena yang menentukan itu Pileg, bukan Pilkada.” Kata Arman.

Saat ini, Arman menegaskan, PDI-P masih fokus dalam mengawal pemerintahan FAM dan M. Saleh untuk mewujudkan visi misi Sula Bahagia.

“Terkait tuntutan PAC ini, dalam waktu dekat DPC akan tindaklanjut dalam rapat khusus.” Pungkasnya.(tr-02)

 

Reporter: Karman Samuda

Redaktur: Junaidi Drakel