Terkait DOB Sofifi Ketua DPRD Malut Sepaham dengan Walikota Tikep
SOFIFI (kalesang) – Terkait Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Sofifi yang kini menjadi isu kontras antara Wakil Gubernur M. Al Yasin Ali, dan Walikota Tidore Kepulauan Cpt. Ali Ibrahim, ditanggapi Kuntu Daud, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku Utara (Malut).
Pasalnya, kejelasan DOB Sofifi sudah sejak lama disuarakan berbagai pihak, agar Sofifi bisa berdiri sendiri sebagai ibu kota provinsi dan terlepas dari bayang-bayang Kota Tidore Kepulauan (Tikep). Namun hingga kini masalah DOB tak ada titik temu.
Belakangan, sempat terjadi adu argumentasi antara Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara, Al Yasin Ali dan Walikota Tikep, Kapten Ali di media massa. Wagub menuding Pemkot Tikep tidak ikhlas jika Sofifi dan kecamatan di wilayahnya terlepas dan masuk ke Kota Sofifi sebagai ibu kota.
Sementara Kapten Ali balik menanyakan keberpihakan anggaran dan pembangunan Pemprov Malut terkait pembangunan di Kecamatan Oba dimana Sofifi masuk sebagai salah satu desa. Bahkan walikota menuding DOB sengaja dijadikan dagangan politik.
Berkenaan dengan persoalan tersebut, Ketua DPRD Kuntu Daud katakan dirinya selaku pimpinan di legislatif Malut mendukung percepatan pembangunan Sofifi sebagai ibu kota provinsi.
“Saya sudah berikan bukti, selama masa kepemimpinan saya, sudah tiga tahun, saya tidak pernah saya hadiri rapat di Ternate.” Ungkap Kuntu Daud saat diwawancarai kalesang.id, usai rapat paripurna di kantor DPRD Malut. Jumat (16/9/2022).
Hal tersebut kata politisi PDI-Perjuangan ini, menjadi komitmen untuk menjadikan Sofifi sebagai ibu kota. “Meski rapat dengan agenda penting, saya sudah berkomitmen agar rapat dilakukan di kantor DPRD Malut yang berada di Sofifi.”Tegas Kuntu.
Kuntu juga menyatakan dukungannya terhadap pernyataan Walikota Tikep, agar tidak menjadikan DOB Sofifi sebagai permainan politik. “Saya tetap dukung penyampaian Walikota Tikep itu, tetapi kita juga musti sama-sama menjadikan Sofifi sebagai rumah kita. Semua harus berupaya agar pemerintah pusat dapat menyelesaikan pembangunan di Sofifi.”Jelas Kuntu. (tr-08)
Reporter : M. Rifdi Umasangadji
Redaktur : Wawan Kurniawan
