Membaca Realitas

Wilayah Haltim Diguncang Gempa Tektonik, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

TERNATE (kalesang) – Minggu (2/10/2022) sekira pukul 10.35.36 WIT gempa bumi berkekuatan 4,9 magnitudo mengguncang wilayah Pantai Barat Laut Halmahera Timur, Maluku Utara.

Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9, di mana episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,67° LU ; 128,38° BT.

“Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 41 Km arah Barat Laut Halmahera Timur, Maluku Utara pada kedalaman 65 km.” Ucap Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Andri Wijaya Bidang.

Andri mengatakan, adapun jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar-naik atau oblique-thrust fault.” Katanya.

Akibatnya, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Morotai dan Halmahera Utara dengan skala intensitas II-III Modified Mercalli Intensity (MMI), di mana etaran dirasakan nyata dalam rumah.

“Terasa getaran seakan akan truk berlalu. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.” Beber Andri.

“Hingga pukul 11.05 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan atau aftershock.” Sambungnya.

Kendati demikian, kepada masyarakat, Andri mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Dikatakan juga, agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa, dengan memeriksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa tersebut.

“Pastikan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.” Tutupnya.(m-01)

 

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Wawan Kurniawan