Membaca Realitas

Penikmat Kopi yang Satu Ini Berhasil Bangun Kedai Renjana Coffee Ternate

Ismid: Alhamdulillah saat Ini Saya Sudah Bisa Racik Kopi

TERNATE (kalesang) – Ismid Achmad, satu dari sekian banyak orang yang berani bangun usaha kedai kopi di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Saat ini, lelaki dua anak itu telah bangun kedai kopi Renjana Coffee pada Februari 2021, yang bertempat di Kelurahan Jati Perumnas, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.

Ismid mengatakan, nama Renjana diambil dari bahasa sederhana yang diungkapkan dengan kata yang gembira maupun menarik.

“Jadi kedai Renjana ini diciptakan untuk tempat bersua, menikmati kopi, musik, internet, permainan hingga tawa dan apapun itu.” Katanya, Senin (16/1/2023).

Sebelum bangun kedai Renjana Coffe, Ismid bercerita, ia bekerja sebagai seorang konsultan teknik lingkungan di Bali.

“Waktu itu, dengan rutinitas yang banyak, saya sering nongkrong di kedai kopi sambil bekerja. Dari situ saya mulai suka dengan usaha kedai kopi.” Ungkapnya.

Tentu, lanjut lelaki kelahiran Ambon itu, ia balik ke Ternate karena istrinya lulus di salah satu universitas di Kota Ternate.

Baca Juga: Cerita Mantan Honorer Bangun Kedai Kopi Garasi Morasa di Kota Ternate

“Setelah kembali dari Bali, saya masih tetap kerja sebagai konsultan. Saya jenuh. Saya coba untuk lakukan hal baru, yaitu bangun kedai kopi.” Ucap lelaki 35 tahun itu.

Ismid akui tidak terlalu tahu banyak tentang kopi. Apalagi cara membuatnya. Ia kemudian memanfaatkan internet untuk belajar.

“Hampir seluruh perlengkapan kopi saya lihat di online.” Ungkapnya.

Pada saat Renjana mulai aktif, lanjutnya, dia minta bantu kepada salah satu temannya yang sudah pernah jadi barista.

“Dari situ, saya mulai belajar cara racik kopi, Alhamdulillah saat ini saya sudah bisa racik sendiri.” Bebernya.

Dengan adanya usaha kopi kedai tersebut, kata Ismid, sekarang sudah 4 orang karyawan yang telah membantunya, dengan menggunakan sistem shift.

Baca Juga: Pasutri Ini Sukses Bangun Kedai Kopi 66% di Kota Ternate

“Kami buka mulai pukul 15:00 hingga 22:00 WIT malam, dan itu hanya dari hari Senin hingga Sabtu.” Teranganya.

Pengetahuan tentang kopi yang didapatkan selama ini, kata Ismid, bukan hanya kepada teman-teman dekat yang sudah paham, tetapi orang yang datang di kedai juga menjadi teman belajar.

“Konsep awal bangun sebuah adalah brand. Karena konsep kedai menjadi hal penting, dari konsep akan menentukan desain kedai hingga jenis menu, ini merupakan langkah dalam membangun suatu brand.” Katanya.

Baca Juga: 4 Sarjana Muda di Kota Ternate Patungan Bangun Kedai Kopi Titik Nol

Hingga sekarang Ismid masih jadikan media sosial sebagai senjata utama dalam membangun usaha kedai kopi. Selain itu, ia selalu bangun komunikasi dengan konsumen yang datang ke kedai, supaya orang tidak merasa bosan.

“Tidak perlu sediakan bangunan coffee shop yang rumit dan terlalu banyak ornamen. Cobalah untuk sediakan tempat yang membuat pengunjung nyaman dan berada di lokasi yang strategis.” Pungkasnya.(tr-04)

 

Reporter: Siti Halima Duwila

Redaktur: Junaidi Drakel