Membaca Realitas

Pasca Diduga Dianiaya Senior, Kondisi Bripda Rahmat Anggota Sabhara Polda Maluku Utara Mulai Membaik

Kini Korban Diteror Lewat Akun Sosial Media Pribadi

TERNATE (kalesang) – Masih ingat dugaan kasus penganiayaan yang dialami Brigadir Dua (Bripda) Rahmat Gajali Sabtu (14/1/2023) lalu. Anggota Sabhara Polda Maluku Utara (Malut) ini, diduga dianiaya 6 orang seniornya.

Rahmat dilarikan ke rumah sakit oleh orang tuanya setelah pingsan setiba di rumah usai diduga dianiaya seniornya di belakang Gudang Dolog, depan Direktorat Lalulintas Polda Maluku Utara, Kelurahan Maliaro, Kota Ternate.

Selain mengalami cedera di bagian kepala dan kaki, dari kterangan orang tua korban sempat mengeluarkan busa dari mulutnya.

Hal ini membuat orang tua korban tak terima dan melaporkannya ke pihak Propam Polda Malut. Pasalnya, menurut

Yati Indrus sang Ibunda, korban Rahmat sebelumnya pernah mengalami penganiayaan oleh seniornya hingga mengalami cedera parah di bagian rusuk.

Kini kondisi korban mulai membaik setelah mendapatkan perawatan intensif di RSU Chasan Bosoerie Ternate.

“Kepala bagian belakang masih sakit, terus penglihatan juga masih belum stabil, di jarak tertentu masih terlihat kabur.” Ungkapnya Selasa (17/1/2023) kepada kalesang.

Dari keterangan Kepala Bidang Humas Polda Malut Kombes (pol) Michael Irwan Thamsil yang ditemui kalesang beberapa waktu lalu, kasus penganiayaan tersebut saat ini masih dalam penyelidikan pihak Propam Polda Malut.

Saat ini korban yang masuk polisi di anggkatan 47, mengaku setelah melaporkan dugaan penganiayaan yang menimpanya, ia mendapat tekanan dari para seniornya yang rata-rata berada dua tingkat diatasnya  lewat akun media sosial pribadi miliknya.

“Ada yang mengatakan bahwa kalo tidak terima tradisi jangan masuk institusi.”Ungkap Rahmat sembari memperlihatkan bukti cuplikan akun media sosial miliknya ke kalesang.

Sebutan anak manja juga dialamatkan kepadanya oleh para senior melalui akun Instagramnya.

“Terlalu manja kau dek, kami tidak butuh orang seperti itu” tulis sesorang dalam akun instagramnya. (tr-08)

 

Reporter: Marwan Agil
Redaktur: Wawan Kurniawan