Membaca Realitas

Gempa Bumi 5,0 Magnitudo Guncang Pulau Morotai, Maluku Utara

Tidak Berpotensi Tsunami

TERNATE (kalesang) – Gempa bumi bekekuatan 5,0 magnitudo mengguncang wilayah Pantai Barat Laut Pulau Morotai, Maluku Utara, Jumat (3/2/2023).

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1. Dimana, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,68° LU ; 128,26° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 20 Km arah Barat Laut Morotai Jaya, Pulau Morotai, Maluku Utara pada kedalaman 40 km.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Andri Wijaya Bidang mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.” Ucap Andri.

Baca Juga: Longboat Terbalik di Pulau Taliabu, 2 Penumpang Belum Ditemukan

Dikatakan, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Morotai dengan skala intensitas II-III Modified Mercalli Intensity (MMI), yang mana getaran dirasakan nyata dalam rumah.

“Terasa getaran seakan-akan truk berlalu. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan atau aftershock.” Ujarnya.

Andri mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.” Pungkasnya.

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Junaidi Drakel