Membaca Realitas

Dorong Pertumbahan Ekonomi, PUPR Maluku Utara Alokasikan Dana Rp20 M di Pulau Mangoli

SOFIFI (Kalesang) – Sekitar 4 tahun lalu Pemerintah Provinsi Maluku Utara tak lagi alokasikan anggaran pembangunan jalan dan jembatan di Pulau Mangoli Kabupaten Kepualaun Sula. Pada tahun 2023 melalui Dinas PUPR Maluku Utara kembali mengalokasikan anggaran senilai Rp20 Miliar lebih untuk pembangunan Ruas jalan Falabisahaya-Dofa melalui proyek multiyears.

Kemudian juga alokasi anggaran untuk ruas jalan kaporo capulu yang saat ini masih tahapan lelang perencanaan.

“untuk memudahkan akses masyarakat, tahun ini kami mulai sentuh Pulau Mangoli untuk pembangunan jalan dengan anggaran kurang lebih Rp 20 miliar di 2023. Selain itu ada proyek multiyears juga tahun ini dikerjakan,” ungkap Kepala Dinas PUPR Saifuddin Djuba, Rabu (13/2/2023).

Baca Juga: Kadis PUPR Maluku Utara Bersama Jajaran Rapat Antisipasti Keterlambatan Lelang Proyek

Lanjut Saiffudin, pembangunan jalan di pulau mangoli sendiri untuk memenuhi janji politik Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba. Meskipun anggaran di provinsi cukup terbatas akan tetapi, harus dialokasikan untuk pulau mangoli.

”Anggaran kita terbatas sehingga pembangunan infrastruktur jalan sebagimana janji Gubernur Malut dilakukan secara bertahap yang tersebar di 10 kabupaten/kota, sehingga tahun ini baru kami anggarkan pembangunan jalan di Pulau Mangoli.” Tuturnya.

Menurut Orang nomor satu di Dinas PUPR Malut tersebut, yang sudah jalan saat proyek Multiyears untuk ruas jalan Falabisahaya- Dofa dengan nilai kurang lebih Rp11 Miliar.

Baca Juga: Berikut 21 Proyek Multiyears Milik PUPR Maluku Utara Tahun 2023

“jadi yang sudah jalan duluan pekerjaan multiyear, di Ruas Fala-dofa insha allah tahun di ruas lain juga jalan tahun ini. Untuk Multiyeras tahun depan masih dilanjutkan.” Jelas Saiffudin.

Pemerintah Provinisi berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur jalan di pulau-pulau terluar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“ini program prioritas pak Gubernur untuk dorong pertumbuhan ekonomi dengan bangun infrastruktu jalan.” jelasnya

Selain pembangunan jalan, kata Saiffudin, terdapat sejumlah kegiatan lain yang melekat di Bidang Cipta Karya juga diluncurkan ke Kabupaten Kepulauan Sula.

”Beberapa kegiatan di Cipta Karya juga diarahkan di Kabupaten Kepulauan Sula, jadi bukan hanya pembangunan jalan saja,” Tutupnya

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Wendi Wambes