Roboh Tergerus Banjir, Pembangunan Jembatan Darurat di Desa Sigela Tidore Kepulauan Masih Koordinasi
BPBD Maluku Utara Segera Lakukan Inspeksi
SOFIFI (kalesang) – Rencana pembangunan jembatan darurat di jalan lintas Kecamatan Oba menuju Oba Selatan, Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara (Malut) yang roboh usai hujan lebat Rabu (5/4/2023) dinihari, hingga kini masih dalam tahap koordinasi.
Sebagaimana diketahui, jembatan yang terletak di Desa Sigela Kecamatan Oba itu ambruk akibat satu sisi jembatan tergerus arus air akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
Pasca ambruknya jembatan utama tersebut, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan masih melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk melakukan pembangunan jembatan darurat.
Sebab, jembatan di jalan lintas penghubung Kecamatan Oba dan Oba Selatan Tidore Kepulauan itu merupakan akses utama bagi warga yang ingin melintas.
Berita Terkait:Diguyur Hujan Lebat, Jembatan Penghubung Kecamatan Oba dan Oba Selatan Tidore Ambruk
“Saya masih menunggu konfirmasi balik dari Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara.” Kata Kepala Dinas PUPR Kota Tidore Kepulauan, Abdul Muis, Rabu (5/4/2023).
Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan Muhammad Abubakar mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Pemprov Maluku Utara terkait peristiwa tersebut.
“Itu kewenangannya Pemprov dan jalan tersebut ialah jalan provinsi, maka nanti dari Pemerintah Kota bikin laporan kebencanaan ke Pemprov.” Ujar Abubakar lewat pesan singkatnya.
Terpisah, Kepala BPBD Provinsi Maluku Utara Fehby Alting menyebutkan, bahwa pihaknya sesegera mungkin meninjau lokasi jembatan yang ambruk tersebut.
“Insya Allah, besok pagi tim BPBD dan PP Provinsi tinjau lokasi.” Ujar Fehby saat dikonfirmasi kalesang.id sore tadi.
Reporter: M. Rahmat Syafruddin/Rahmat Akrim
Redaktur: Wawan Kurniawan
