TERNATE (kalesang) – Komisi Informasi (KI) Provinsi Maluku Utara (Malut) menghadiri kegiatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN) 2023 yang dipusatkan di Hotel Labersa, Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Rabu (17/5/2023).
HAKIN merupakan kegiatan nasional yang setiap 30 April diperingati sebagai hari keterbukaan informasi publik. Di mana, pada tahu ini kegiatan tersebut mengangkat tema “Meneguhkan Peran Komisi Informasi Dalam Mengawal Pemilu 2024 yang Inklusif dan Informatif”.
Ketua KI Maluku Utara A. Aziz Marasaoly mengatakan, kegiatan ini tak hanya dihadiri KI Provinsi seluruh Indonesia, tetapi juga dihadiri Menkopolhukam Mahfud MD, pejabat kementeriannya, dan badan publik lainnya, di antaranya Bank Indonesia (BI), Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) perguruan tinggi, Bawaslu, dan beberapa bupati walikota di Indonesia.
Momentum HAKIN 2023 ini, kata dia, KI Pusat mengumumkan duta keterbukaan informasi publik, masing-masing Menkopolkam Mahfud MD, Wina Armada, Efendi Gazali, dan Titi Anggraini. Selain itu, KI Pusat juga menyerahkan penghargaan kepada badan publik yang memenangkan anugerah Tinarbuka.
Baca Juga: Rusak Akibat Gelombang Pasang, Rumah di Kelurahan Rua akan Ditangani Disperkimtan Ternate
Kegiatan HAKIN 2023, lanjutnya, juga dirangkaikan dengan kegiatan implementasi KI, yakni launching program elektronik monitoring dan evaluasi (e-monev) serentak.
“Mulai tahun ini, kita menggelar monev secara digital (e-monev). Jadi badan publik juga harus siap sarananya, terutama adalah website.” Kata A. Aziz Marasaoly, Kamis (18/5/2023).
Kegiatan monev ini, Aziz menyampaikan, akan mengukur tingkat sejauh mana pemerintah dan badan publik memberikan akses informasi kepada publik, dan sejauh mana kepatuhan badan publik dalam menjalankan undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang KIP dan Peraturan Komisi (PerKi) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik (SLIP).
“Pak Mahfud MD juga berkomitmen mendorong badan publik terbuka atas informasi publik. Zaman teknologi informasi ini, informasi tidak bisa lagi ditutupi, kalau ditutup tetap akan keluar dengan sendirinya,” kata Aziz, mengutip pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD.
Baca Juga: Tidak Disediakan Seat, Pemda Halmahera Selatan Larang Penerbangan Wings Air
Untuk itu, kata Aziz, KI Malut lebih maksimal “memaksa” badan publik di Malut agar membuka semua informasi publik, selain informasi yang dikecupnya sebagaimana diatur dalam pasal 17 UU Nomor 14 Tahun 2008.
“Terkait dengan program Tinarbuka tahun 2024, kita akan melihat dan mengkaji badan publik mana yang sudah terbuka dalam pelayanan informasi, kita akan merekomendasikan, tentu ukuran kita adalah monev.” Pungkasnya.
Baca Juga: Menambah Wawasan dan Pengetahuan Remaja, Kejari Tidore Kepulauan Gelar Penyuluhan Hukum JMS
Diketahui, KI Malut yang mengikuti kegiatan HAKIN 2023 ini masing-masing, Ketua KI Malut A. Aziz Marasaoly, Koordinator Bidang Kelembagaan Maryani Yusuf dan Koordinator Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi (ASE) Awat Halim. Hadir juga di HAKIN 2023 Kadis Kominfo dan Persandian Malut Iksan Arsyad dan staf Hasyim Bahari.
Sementara dua komisioner lainnya, yakni Wakil Ketua KI Malut Ismad Sahupala, Koordinator Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI) Mochdar Bailusy, didampingi Sekretaris KI Malut Arief Mahmud mengikuti kegiatan studi banding di KI Jawa Barat (Jabar).
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel
