Membaca Realitas

Nahkoda Kapal LCT Bahana Putra yang Tenggelam di Perairan Maluku Utara Ditemukan Meninggal Dunia

Masih Ada Satu Orang yang Belum Ditemukan

TERNATE (kalesang) – Nahkoda kapal LCT Bahana Putra yang tenggelam di perairan Pulau Mayau, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara ditemukan meninggal dunia.

Korban ditemukan oleh nelayan Desa Igo, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Johan Pom pada Kamis, (22/6/2023) saat melaksanakan aktivitas memancing di laut yang jaraknya 1 mil dari kampung.

Selanjutnya Johan Pom menginformasikan via telepon ke bapaknya, yaitu Maklion Pom, yang sementara berada di rumah. Kemudian menginformasikan ke warga serta ke Babinsa Serka Oriano P. Tampani dan bersama-sama beberapa warga menuju ke lokasi yang dimaksud untuk menarik mayat tersebut ke tepi pantai.

Berita Terkait: Kapal LCT Bahana Putra Tenggelam di Maluku Utara, Nahkoda dan Juru Masak Hilang

Babinsa Koramil 1508-02/Galela Serka Oriano P. Tampani mengatakan, sesuai dengan keterangan dari keluarga korban bahwa mayat tersebut adalah kakak kandungnya yang merupakan korban kecelakaan kapal LCT Bahana Putra GT 302 Buchari Sahafin (66).

Setelahnya, Babinsa Koramil 1508-02/Galela Serka Oriano P. Tampani bersama Tim SAR Gabungan membantu evakuasi mayat nahkoda kapal LCT Bahana Putra tersebut.

“Korban saat ini sudah dibawa oleh pihak keluarga dan Tim SAR ke Posko Desa Gama.” Kata Serka Oriano P. Tampani.

Sementara Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman menambahkan, setelah ditemukan satu korban, kini tinggal satu korban kapal LCT Bahana Putra lagi belum ditemukan, yang diduga seorang juru masak Yokzafil Novsan.

“Ada satu korban lagi, dan masih dilaksanakan pencarian dengan cara pencarian penyisiran serta menyelam.” Singkatnya.

 

Reporter: Rahmat Akrim

Redaktur: Junaidi Drakel