Sukses di Rantau Djunaidi Drakel Pilih Kembali ke Kepulauan Sula
Bersama Perindo Bertarung di Maluku Utara Rebut Kursi Senayan
SANANA (Kalesang) – Puluhan tahun di perantauan, Djunaidi Drakel putra asli Desa Fatce, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, akhirnya kembali ke kampung halaman.
Junaidi berhasil menjadi pengusaha sekaligus politisi sukses di Kabupaten Kotawaringin, Provinsi Kalimantan Tengah. Dirinya bahkan mampu terpilih menjadi anggota DPRD Kotawaringin tiga periode berturut-turut dari Partai Kabangkitan Bangsa (PKB).
Bukan itu saja, Junaidi juga puya tiga perusahaan sukses di kalimantan. Ada yang bergerak di bagian pelayaran, transportir PT.Pertamina serta perusahaan pertambangan.
Menariknya, tiga perusahaan miliknya diberi nama bertalian dengan Kepulauan Sula. Perusahan transportir PT. Pertamina menggunakan nama Bukit Mutiara Sula. Perusahaan pelayaran menggunakan nama Yana Sula dan perusahaan tambang bernama Berkat Hai Sua.
Kembali ke Sula, Junaidi punya agenda politik besar. Pria yang sudah merantau lebih dari 20 tahun itu, kini ‘banting setir’ untuk bergabung di Partai Perindo.
Nah, oleh partai diriya mengaku diperintah untuk mewakili Maluku Utara merebut kursi di senayan sebagai anggota DPR-RI.
“Saya bersama istri kembali ke Sula hanya untuk bersilaturahmi bersama keluarga besar khususnya Desa Fatce.”Jelasnya kepada awak media, Jumat (30/6/2023), sembari menambahkan jika perintah partai diterima dengan senang hati, karena baginya menjadi suatu kehormatan jika bisa mengabdi untuk Maluku Utara.
Ternyata, bukan hanya diriya yang sukses di perantauan, namun sang istri juga sudah tiga periode menjadi anggota DPRD Kotawarigin.
“Saya merasa cukup mengabdikan diri di negeri orang. Kali ini saya sengaja mengambil daerah pemilihan Maluku Utara, agar nanti bisa memberikan sesuatu, terutama bagi Tanah Sula, sebelum berhenti berkarir dari politik praktis.”Ucapnya tersenyum.
Didampingi mantan anggota DPR Provinsi Maluku Utara dr. Amin Drakel beserta pengurus Perindo lainnya, Junaidi memberikan batuan dua ekor sapi untuk kurban.
“Mau cari apalagi, kini saya semata-mata ingin melihat dan mengabdi utuk negeri Hai Sua (Sula).”Tukasnya.
Reporter: Karman Samuda
Redaktur: Kurniawan Andili
