TERNATE (kalesang) – Menjelang pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024, Polda Maluku Utara meminta masyarakat agar tetap bijak dalam menggunakan media sosial.
Pasalnya, media sosial menjadi sorotan utama sebagai alat penyebaran informasi yang masif dan cepat.
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil mengingatkan, pentingnya kecerdasan dan kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial, terutama di tengah gejolak politik menjelang pesta demokrasi.
“Pengaruh media sosial sangat besar. Penyebaran informasi palsu dan berita bohong (Hoax) bisa mengganggu rasa aman dan nyaman serta dapat mengancam kelancaran Pemilu 2024.” Ungkapnya
Dalam menghadapi potensi masalah tersebut, Lanjut Irwan, tentu masyarakat harus lebih selektif dalam menyikapi berita bohong, terutama yang tidak jelas sumbernya atau terkesan provokatif.
“Pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan menjadi kunci untuk mencegah penyebaran berita bohong.” tegasnya.
Sebagai langkah preventif, Irwan juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang bersifat menghasut. Ia juga mengingatkan kehati-hatian dalam menggunakan media sosial.
“Diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif dan menjaga kelancaran pelaksanaan Pemilu tahun 2024.” Tandasnya.(tr-01)
Reporter: Juanda Umaternate
Redaktur: Junaidi Drakel
