Membaca Realitas

Ekspor Tuna Loin Maluku Utara Tembus 674 Ton, Karantina Pastikan Mutu Terjaga

Kalesang – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku Utara (Karantina Maluku Utara) kembali melakukan sertifikasi ekspor tuna loin. Sebanyak 13,4 ton tuna loin tujuan Vietnam disertifikasi di Satuan Pelayanan Tobelo pada Senin (8/9/2025).

Proses sertifikasi dilakukan melalui pemeriksaan fisik, kesehatan, mutu, serta kelengkapan dokumen untuk memastikan setiap komoditas perikanan dari Maluku Utara memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan pangan.

Kepala Karantina Maluku Utara, Sugeng Prayogo, menyebut ekspor tuna loin dari daerah ini terus menunjukkan tren peningkatan. “Sepanjang 2024, volume ekspor tuna loin mencapai 543,9 ton dengan 33 kali pengiriman. Sementara Januari hingga Agustus tahun ini, sudah mencapai 674 ton dengan 44 kali pengiriman, dengan nilai ekspor diperkirakan Rp78,1 miliar,” ungkapnya.

Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan lakukam ekpor ikan tuna dari Maluku Utara tujuan Vietnam (Foto : Karantina)

Menurut Sugeng, kenaikan ekspor tersebut dipicu meningkatnya permintaan pasar internasional, terutama dari Vietnam dan Thailand. Tuna loin asal perairan Maluku Utara juga dikenal memiliki kualitas premium yang diminati negara-negara tujuan ekspor.

“Ini menjadi bukti kontribusi sektor perikanan Maluku Utara dalam memperkuat perekonomian nasional. Karantina akan terus memastikan setiap produk perikanan yang diekspor memenuhi persyaratan, sehingga dapat diterima tanpa hambatan di negara tujuan,” tegasnya.

Sugeng menambahkan, tindakan karantina meliputi pemeriksaan administrasi, fisik, serta kesehatan dan mutu. Pihaknya juga bersinergi dengan instansi terkait untuk memperkuat kualitas ekspor.

Langkah strategis tersebut sejalan dengan arahan Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M. Panggabean, yang mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan ekspor berbagai komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan agar memiliki daya saing tinggi serta diakui dunia internasional.