TERNATE, Kalesang – Produk unggulan Maluku Utara kembali menembus pasar internasional. Pada September 2025, Karantina Maluku Utara mensertifikasi 85 kilogram teh rempah yang dikirim ke Amerika Serikat.
Berdasarkan data sistem (Barantin Eleklctronic System for transaction and utility Service Technology (BEST TRUST)
Ini menjadi ekspor ketiga PT Ternate Island Tea ke Amerika sepanjang tahun 2025 setelah 11 kilogram (Februari) dan 35 kilogram (Maret), sehingga total volume ekspor teh rempah Maluku Utara tahun ini mencapai 131 kilogram.
Kepala Karantina Maluku Utara, Sugeng Prayogo, mengatakan sertifikasi dilakukan untuk menjamin keamanan hayati komoditas dan memastikan produk memenuhi persyaratan negara tujuan.
“Dokumen karantina merupakan bentuk pengakuan bahwa produk telah diperiksa dan aman untuk masuk ke pasar internasional,” ujar Sugeng, Sabtu (20/9/2025).
Pengiriman teh rempah tersebut diproduksi oleh UMKM lokal, PT Ternate Island Tea yang berbasis di Kota Ternate. Produk yang diekspor terdiri dari beberapa varian, di antaranya Indonesia Black Tea, Sultans Spice, dan Earl of the Isle.
Pihak PT Ternate Island Tea mengaku bangga produknya bisa menembus pasar luar negeri.
“Awalnya kami hanya memproduksi untuk pasar lokal. Namun dengan dukungan pemerintah dan Karantina Pertanian, produk ini bisa diekspor. Harapan kami, ekspor berikutnya bisa lebih besar lagi dan melibatkan lebih banyak UMKM lokal,” katanya.
Estimasi Nilai Ekspor
Berdasarkan kisaran harga ekspor teh di pasar internasional yang berada di rentang USD 4–12 per kilogram, pengiriman 85 kilogram teh rempah dari Maluku Utara diperkirakan bernilai antara USD 340 – USD 1.020 atau setara dengan Rp5,6 juta – Rp16,7 juta (kurs ± Rp16.400 per USD).
Dengan demikian, total ekspor teh rempah Maluku Utara sepanjang 2025 (131 kilogram) diperkirakan memiliki nilai sekitar USD 505 – USD 1.572, atau setara Rp8,3 juta – Rp25,8 juta.
Teh rempah Maluku Utara tidak hanya menjadi minuman khas, tetapi juga mencerminkan kekayaan rempah-rempah daerah yang sejak lama dikenal dunia. Pemerintah daerah berharap keberhasilan ekspor ini bisa menjadi contoh bagi UMKM lain untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara.
Editor: Wendi Wambes
