Membaca Realitas

OSIS SMA Negeri 2 Ternate Kembangkan Ekstrakurikuler Berbasis Aspirasi Siswa

TERNATE,Kalesang – Pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Kota Ternate kini semakin terarah melalui penerapan sistem koordinasi berbasis aspirasi siswa oleh OSIS. Sistem tersebut diwujudkan melalui program unggulan KENDIS (Kenali Diri Teman SMA). Kamis (4/12/2025).

Ketua OSIS, Heldiyana Pri Yanti L, menjelaskan bahwa program KENDIS menjadi fondasi utama dalam penyusunan agenda ekstrakurikuler setiap tahun. Melalui ruang aspirasi berbasis daring, para siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan minat dan bakat yang dimiliki. Data tersebut kemudian dianalisis sebagai dasar penentuan kegiatan hiburan maupun kompetisi yang akan dilaksanakan.

“Setelah rancangan kegiatan tersusun, OSIS menyusun proposal dan mengajukannya ke pihak kesiswaan serta pembina OSIS untuk memperoleh arahan dan persetujuan. Selanjutnya diteruskan ke kepala sekolah agar kegiatan dapat dijalankan secara resmi,” ujar Heldiyana saat diwawancara.

Menurunya, OSIS tidak hanya bertindak sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai penghubung antara aspirasi siswa dan kebijakan sekolah, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan terkoordinasi dan tertib.

Dari hasil pemetaan minat siswa melalui KENDIS, lahir pula ekstrakurikuler baru, yakni Musik Yanger. Kegiatan ini terbentuk berkat tingginya antusiasme siswa terhadap dunia musik yang kemudian berkembang menjadi komunitas musik sekolah.

Meski perkembangan kegiatan ekstrakurikuler dinilai berjalan positif, Heldiyana mengungkapkan masih terdapat sejumlah tantangan.

“Tantangan terbesar yang kami rasakan adalah keterbatasan fasilitas serta kurangnya pembina dan pelatih yang benar-benar ahli,” tuturnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah berencana memaksimalkan pemanfaatan dana dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta menjalin kerja sama dengan pelatih profesional agar kegiatan dapat dibimbing secara berkala dan berkelanjutan.

Terkait dukungan sekolah, Heldiyana mengapresiasi perhatian yang telah diberikan oleh pihak sekolah terhadap seluruh kegiatan siswa. Menurutnya, dukungan fasilitas dan kebijakan tersebut sangat membantu siswa dalam menyalurkan bakat serta keterampilan nonakademik di lingkungan sekolah.

Ia juga berharap ke depan pengembangan ekstrakurikuler semakin kreatif dan variatif.

“Saya berharap semakin banyak kegiatan yang bisa menjadi wadah pencarian jati diri remaja, serta fasilitas yang semakin memadai agar potensi siswa dapat berkembang secara maksimal,” pungkasnya.

Reporter : Airin A.Taher

Redaktur : Caca