Hadapi Cuaca Ekstrem, KSOP Ternate Jamin Pasokan Logistik Tetap Lancar
TERNATE, Kalesang — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate memastikan distribusi logistik, khususnya bahan kebutuhan pokok, melalui jalur laut menuju Pelabuhan Ahmad Yani Ternate tetap berjalan lancar meski terdapat peringatan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Rabu (17/12/2025).
Kepala KSOP Ternate, Rushan Muhammad, mengatakan BMKG telah mengeluarkan peringatan pelayaran untuk sejumlah rute laut, antara lain perairan Ternate–Batang Dua–Bitung serta wilayah Loloda hingga Morotai. Peringatan tersebut berlaku mulai pekan ini hingga masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, bahkan diperkirakan berlanjut hingga awal Januari 2026.
“Namun, untuk kapal-kapal dengan ukuran yang saat ini beroperasi, seperti rute Ternate–Manado dan Ternate–Bitung, masih dinilai aman dan layak berlayar,” ujar Rushan.
Ia menjelaskan, peringatan BMKG lebih ditujukan kepada kapal-kapal kecil dengan ukuran di bawah Gross Tonnage (GT) 30 hingga GT 35, termasuk kapal nelayan. Sementara itu, kapal niaga dan kapal logistik berukuran besar masih dapat beroperasi secara normal.
Selain faktor gelombang, kondisi cuaca di perairan Maluku Utara juga relatif mendukung. Berdasarkan pemantauan BMKG, curah hujan di wilayah perairan Maluku Utara terpantau tidak terlalu signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Untuk pendistribusian bahan pokok dari Manado dan Bitung ke Ternate sampai saat ini belum ada kendala. Pengiriman menggunakan kontainer masih berjalan seperti biasa,” jelasnya.
KSOP Ternate juga memastikan kesiapan seluruh unsur pendukung kepelabuhanan, mulai dari perusahaan bongkar muat, jasa pengurusan transportasi (JPT), ekspedisi, hingga tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate.
“Pada prinsipnya semua siap. Alokasi sandar dan tambat kapal di dermaga masih dapat dikendalikan dengan baik. Seluruh kapal memperoleh fasilitas dermaga dan tambat sehingga kegiatan bongkar muat berjalan lancar,” tegas Rushan.
Ia menambahkan, pihaknya tidak memprediksi adanya penumpukan kapal selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025–2026. KSOP Ternate optimistis kelancaran arus logistik dan pasokan pangan ke Kota Ternate tetap terjaga melalui jalur laut.
Reporter : Nur Imaniar Naraya
Redaktur : Yunita Kaunar
