Membaca Realitas

Efisiensi Anggaran, Pemkot Ternate Terapkan WFA ASN dengan Pengawasan Ketat

TERNATE, Kalesang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ternate untuk terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Kebijakan WFA resmi diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Ternate sejak Kamis, 15 Januari 2026. Sistem kerja ini memberikan fleksibilitas kepada ASN untuk melaksanakan tugas dari lokasi mana pun, dengan tetap mengacu pada pengaturan jadwal kerja yang telah ditetapkan.

Rizal menjelaskan, penerapan WFA dilatarbelakangi oleh upaya efisiensi anggaran. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh menurunkan kinerja maupun kualitas pelayanan publik.

“Saya berharap BKPSDM melakukan monitoring di lapangan untuk melihat sejauh mana efektivitas surat edaran ini diimplementasikan di setiap OPD. Selain itu, pimpinan OPD juga harus menjalankan fungsi kontrol ke bawah,” ujar Rizal, Senin (19/1/2026).

Ia menambahkan, tidak semua ASN dapat menerapkan sistem WFA. Sejumlah jabatan yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar dan pelayanan publik dikecualikan dari kebijakan ini, seperti Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Peningkatan kualitas pelayanan tidak boleh diabaikan. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas. Dengan adanya surat edaran ini, pelayanan justru harus semakin baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rizal meminta para pimpinan OPD untuk memberi perhatian serius dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan WFA di masing-masing instansi.

“Jangan sampai ada pegawai yang tidak sesuai jadwal namun bekerja dari rumah, apalagi yang memegang peran penting di OPD. Hal seperti ini justru bisa mengganggu kinerja. Karena itu, dibutuhkan konsentrasi penuh dari pimpinan OPD. Jika ditemukan pelanggaran di lapangan, maka akan dilakukan evaluasi,” pungkasnya.