Membaca Realitas

Marak Aksi Remaja di Malam Hari, Wali Kota Ternate Instruksikan Patroli Intensif

TERNATE, Kalesang – Pemerintah Kota Ternate mulai memperketat pengawasan aktivitas remaja pada malam hari. Kebijakan ini diambil menyusul keresahan masyarakat terkait dugaan aksi teror dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang melibatkan anak di bawah umur.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat terbatas bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mengefektifkan penerapan jam malam bagi anak-anak dan remaja.

“Rapat terbatas sudah kami lakukan. Saya minta surat edaran tentang jam malam ini disampaikan secara masif ke sekolah-sekolah hingga perguruan tinggi di Kota Ternate agar tersosialisasi dengan baik,” ujar Tauhid, Jumat (13/2/2026).

Selain melalui institusi pendidikan, Pemkot juga akan memaksimalkan pemanfaatan media sosial resmi pemerintah daerah untuk menyampaikan imbauan dan peringatan dini kepada masyarakat setiap malam. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir aktivitas remaja yang masih berkeliaran pada jam-jam rawan.

Pengawasan akan difokuskan pada pusat-pusat keramaian dan ruang publik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul hingga larut malam. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah area belakang pusat perbelanjaan serta sejumlah pusat ekonomi utama di Kota Ternate.

“Di belakang mal itu banyak anak-anak berkeliaran. Di situ patroli akan dilakukan oleh Satpol PP, termasuk di pusat-pusat ekonomi lainnya,” tegasnya.

Kebijakan ini ditempuh untuk memastikan situasi Ternate tetap kondusif, terutama menjelang bulan suci Ramadan, di mana aktivitas masyarakat cenderung meningkat hingga malam hari.

Reporter: Nur Imaniar Naraya
Editor : Yunita Kaunar