Membaca Realitas

Mahasiswa KKN Unkhair Ajak Anak-anak Santiong Sulap Tutup Botol Plastik Jadi Gantungan Kunci

Ternate, Kalesang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) Kelompok Kelurahan Santiong menggelar workshop pembuatan gantungan kunci berbahan dasar tutup botol plastik bekas sebagai bagian dari edukasi lingkungan bagi anak-anak. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (1/7/2026) itu diikuti peserta mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.

Workshop tersebut bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini melalui pemanfaatan sampah plastik menjadi produk yang bernilai guna. Selain belajar berkreasi, para peserta juga diajak memahami pentingnya mengurangi limbah plastik dengan memanfaatkan kembali barang bekas.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusias. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti setiap tahapan pembuatan gantungan kunci, mulai dari memilih tutup botol plastik, menghiasnya sesuai kreativitas masing-masing, hingga merangkainya menjadi gantungan kunci yang unik.

Lurah Santiong, Sunarto Andili, turut hadir memberikan dukungan sekaligus apresiasi kepada mahasiswa KKN dan para peserta. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi yang efektif karena menggabungkan pembelajaran lingkungan dengan aktivitas kreatif yang mudah dipraktikkan oleh anak-anak.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya belajar berkreasi, tetapi juga memahami bahwa sampah plastik masih dapat dimanfaatkan menjadi barang yang berguna,” ujarnya.

Sementara Ardiansyah, Kordinator Lapangan KKN Unkhair, berharap workshop ini mampu membangun kebiasaan positif dalam mengurangi sampah plastik, meningkatkan kreativitas generasi muda, sekaligus mengubah cara pandang masyarakat bahwa limbah plastik memiliki potensi untuk didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi.

Kami berharap dukungan dari pemerintah kelurahan dan masyarakat terus terjalin agar berbagai program edukasi lingkungan dapat berkelanjutan.

“Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mewujudkan Kelurahan Santiong sebagai lingkungan yang lebih bersih, kreatif, dan peduli terhadap pengelolaan sampah,” tandasnya.