Membaca Realitas
728×90 Ads

Rakernas JKPI Digelar di Ternate, Swalayan Tara No Ate Target Omzet Rp30 Juta per Hari

TERNATE, Kalesang — Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Kota Ternate pada 26–30 Agustus 2026 menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan penjualan.

Salah satunya Swalayan Tara No Ate, pusat oleh-oleh khas Ternate, yang optimistis omzet penjualan meningkat selama pelaksanaan Rakernas JKPI.

Direktur Swalayan Tara No Ate Kota Ternate, Burhanuddin S. Roppe, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung selama kegiatan tersebut.

Persiapan dilakukan mulai dari peningkatan pelayanan hingga penambahan tenaga kerja.

“Kami sudah mempersiapkan peningkatan pelayanan. Kami juga telah menyurat ke Disperindag untuk memohon bantuan tambahan empat tenaga kerja. Saat ini staf yang tersedia sekitar 11 orang dan akan dibagi dalam beberapa sif agar pelayanan dapat dimaksimalkan,” kata Burhanuddin, Kamis (20/8/2026).

Selain menambah tenaga kerja, Swalayan Tara No Ate juga meningkatkan stok produk dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Jika sebelumnya setiap pelaku UMKM menitipkan sekitar 20 item produk, kini jumlahnya ditingkatkan menjadi 30 item untuk memenuhi kebutuhan pengunjung selama Rakernas JKPI.

“Penambahan stok dari UMKM, terutama olahan kenari dan rempah yang menjadi produk unggulan. Ada tambahan produk sekitar 40 persen. Kami optimistis momentum ini dapat meningkatkan omzet,” ujarnya.

Burhanuddin mengatakan, pihaknya menargetkan pendapatan harian selama pelaksanaan Rakernas JKPI dapat mencapai Rp30 juta.

Target tersebut meningkat signifikan dibandingkan pendapatan pada hari normal yang berada di kisaran Rp7 juta hingga Rp10 juta per hari.

Menurutnya, kehadiran peserta Rakernas JKPI dari berbagai daerah menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan penjualan produk-produk lokal Ternate.

Karena itu, ia berharap dukungan berbagai pihak, termasuk pelaku UMKM, untuk terus mempromosikan produk lokal sehingga peserta Rakernas JKPI yang datang ke Ternate dapat berkunjung dan membeli oleh-oleh khas daerah.

“Harapan kami, momentum Rakernas JKPI ini bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk lokal Ternate lebih luas, sekaligus memberikan dampak positif bagi UMKM dan pelaku usaha di daerah,” pungkasnya.

728×90 Ads