TERNATE, Kalesang — Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, bersama Direktur Eksekutif Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), Nanang Asfarinal, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait meninjau kesiapan sejumlah lokasi yang akan digunakan dalam rangkaian pelaksanaan JKPI 2026 di Kota Ternate.
Peninjauan dilakukan pada Jumat (21/8/2026), dimulai dari Hotel Sahid Bela Ternate yang disiapkan sebagai lokasi menginap para kepala daerah dan tamu penting yang menghadiri kegiatan JKPI.
Rombongan kemudian melanjutkan pemantauan ke Landmark Ternate. Lokasi tersebut akan menjadi tempat penyerahan pataka sekaligus pagelaran budaya dalam rangkaian kegiatan JKPI 2026.
Nasri mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan, kesiapan Hotel Sahid Bela Ternate sudah cukup baik. Tim juga memeriksa sejumlah kamar yang akan digunakan para tamu, termasuk menteri, wakil menteri, dan pejabat tinggi lainnya yang dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, setelah pemantauan tadi dapat dijelaskan bahwa persiapan cukup baik. Kami sudah melakukan pemeriksaan di kamar-kamar hotel dan sebagainya. Alhamdulillah, semuanya cukup baik,” ujar Nasri.
Sementara untuk Landmark Ternate, Nasri menyebutkan secara umum persiapannya juga sudah berjalan baik. Namun, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu diselesaikan oleh OPD dan instansi terkait sebelum pelaksanaan kegiatan.
“Masih ada beberapa hal yang dengan sisa waktu yang ada ini, instansi terkait dan OPD segera melakukan perbaikan-perbaikan. Mudah-mudahan pada hari H semuanya sudah rapi,” katanya.
Direktur Eksekutif JKPI, Nanang Asfarinal, menilai persiapan venue dan fasilitas pendukung kegiatan saat ini sudah mendekati tahap akhir.
Menurut dia, sejumlah bagian di Landmark Ternate masih perlu dipoles, termasuk fasilitas toilet yang dinilai penting karena Landmark merupakan salah satu ikon Kota Ternate dan akan menjadi lokasi kunjungan peserta JKPI.
“Pada intinya semua sudah oke, tinggal poles-polesan mungkin sekitar 5 sampai 10 persen lagi. Kalau itu sudah dibereskan, semuanya saya rasa sudah aman,” ujar Nanang.
Nanang menambahkan, tim dari Bandung nantinya akan melakukan gladi resik bersama tim lokal. Gladi tersebut dilakukan untuk memastikan prosesi penyerahan pataka dan pagelaran budaya dapat berjalan sesuai konsep yang telah disiapkan.
Pemerintah Kota Ternate bersama panitia JKPI terus melakukan penyempurnaan di sejumlah titik untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan JKPI 2026 berjalan lancar dan sesuai rencana.

