Membaca Realitas

Camat Jailolo, Kebijakan Subsidi Transportasi Sidangoli Pintu Masuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat

HALBAR (kalesang) – Rencana pembangunan Rest area dan subsidi transportasi di Sidangoli, ditanggapi Bustamin Camat Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat Maluku Utara. Minggu (20/11/2022).

Atas berita yang diterbitkan kalesang.id pada edisi 18 November 2022 dengan judul “Bangun Rest Area dan Subsidi Transportasi di Sidangoli Tanpa Kajian Mendalam” ini mendapat respon dari Bustamin Camat Jailolo Selatan.

Baca Juga: Bangun Rest Area dan Subsidi Transportasi di Sidangoli, Tanpa Kajian Mendalam

Bustamin menyampaikan, langkah Bupati Halmahera Barat, James Uang,  mengurangi masalah dengan menghadirkan solusi inklusif.

Ia mengatakan, pembangunan adalah proses mengurai masalah menjadi solusi, pemerintah hadir untuk menjadi solusi bagi warganya, karena itu pembangunan membutuh kepemimpinan solutif, dalam mengatasi dinamika pembangunan.

Bustamin bilang, Bupati James Uang, dalam berbagai kesempatan ingin menghadirkan solusi bagi warganya, termasuk warga Sidangoli yang menghadapi beberapa Problem seperti.

Pendapatan masyarakat, sejak pengalihan trayek Sidangoli ke Sofifi terus menerus kegiatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Jelang Sail Tidore, Pasar Swalayan Tara No Ate  Raup Untung Ratusan Juta

Tak hanya itu, masyarakat Sidangoli sudah terbentuk sebagai masyarakat jasa, sejak industri kayu masuk, telah membentuk karakter masyarakat.

“Tuntutan masyarakat Sidangoli melalui Demonstrasi ke Bupati, beberapa waktu lalu menjadi atensi Bupati James Uang, terkait pengaturan trayek transportasi antar kecamatan dalam kabupaten, dan lintasan antar kabupaten dalam Provinsi,”katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, penurunan aktivitas pelabuhan Sidangoli dipengaruhi juga oleh dukungan sarana transportasi yang kurang memadai.

Pemerintah Halmahera Barat telah membenahi pelabuhan Sidangoli, sidangkan pelabuhan tujuan Ternate masih memanfaatkan pelabuhan darurat di samping mesjid Al Munawar.

“Permintaan arus transportasi Halmahera-Ternate atau sebaliknya terus menunjukan pertumbuhan yang signifikan. Jarak tempuh Sofifi -Ternate dan Sidangoli -Ternate untuk konsumen di Utara Halmahera akan jauh lebih efisien melalui Sidangoli dibanding Sofifi,”jelasnya.

Bustamin pun mengatakan, berbicara subsidi transportasi, karena ini menjadi  problem mikro dan bersifat teknikal, itu juga tergambar dalam problem makro, hasil kajian ditemukan pula bentak permasalahan yang perlu diselesaikan seperti.

  1. Sektor transportasi tumbuh melambat di Halmahera barat, sebelum Covid-19 dan setelah Covid-19, belum menunjukan tren pertumbuhan transportasi yang signifikan.
  2. Pendapatan perkapita kawasan Jailolo Selatan masih cukup rendah.
  3. Kegiatan ekonomi masyarakat, mengalami perlambatan yg dipengaruhi oleh melonjaknya biaya transportasi, sehingga harga tidak kompetitif.
  4. Program pemulihan Ekonomi, yang dirumuskan Pemda Halbar mencari titik singgung antar sektor dalam menumbuhkan berbagai komponen sektor ekonomi sebagai penggerak kegiatan ekonomi.

Berdasarkan problem problem di atas melalui,  Bupati Halmahera Barat James Uang dan Wakil Bupati Jufri Muhammad, dalam misinya Halmahera Barat Lancar, Halmahera tumbuh, Halmahera Nyaman, dan Halmahera Barat sejahtera.

Untuk itu dibutuhkan langkah-langkah yang bersifat inklusif, yang dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka pendek, menengah dan berkelanjutan pada jangka panjang.

Lebih lanjut dikarenakan itu pilihan rumusan kebijakan yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan Kebijakan Umum Anggaran 2023.

“mengembangkan Rest Area di Sidangoli kenapa Sidangoli ? Karena Sidangoli memilih posisi yang strategis dalam merangkai pulau-pulau di Maluku Utara, tidak hanya kepentingan Halmahera Barat, tetapi kepentingan Maluku Utara, dengan titik lintasan antar pulau yang bertumpu di Ternate menuju Utara Halmahera jauh lebih efisien,lebih nyaman, waktu tempuh yang pendek, dan keselamatan penumpang, karena itu Sidangoli juga sebagai penopang pertumbuhan kota Sofifi sebagai ibukota Provinsi,”ungkapnya.

Bustamin pun melanjutkan apa yang disampaikan, Bupati James Uang setelah bertemu dengan masyarakat Sidangoli.

Dalam pertemuan Bupati dengan masyarakat Sidangoli. Masyarakat mengeluhkan ke Bupati James Uang terkait tanah untuk pemukiman jika rest area di bangun di kawasan pelabuhan Sidangoli, informasi warga Sidangoli tersedia tanah milik kesultanan di braha, mendengar informasi tersebut Bupati langsung menelpon Sultan Ternate, sambutan Sultan yang luar biasa menerima Bupati James Uang, untuk membicarakan lahan bagi pemukiman warga Sidangoli

“Langkah cepat Bupati James Uang, ada bukti nyatanya upaya pembangunan Halmahera Barat dan menjadikan Sidangoli sebagai Gerbang Halmahera makin menjadi nyata,”katanya.

Bustamin mengatakan, pokoknya kajian teknis diatas memberikan makna multiplayer efek yang sangat luas bagi perekonomi Halbar dan Maluku Utara.

“memberikan efek bagi peningkatan pendapatan perkapita masyarakat yang inklusif, berdampak pada keselamatan dan kenyamanan warga, berdampak pada mobilitas manusia,”tandas Bustamin (Redaksi)



Editor: Yunita Kaunar