TIDORE (kalesang) – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK turut meriahkan perhelatan Sail Tidore 2022 dengan membuka booth layanan dan melakukan sosialisasi kepada seluruh pengunjung.
Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, Indonesia sebagai negara maritim tentu banyak pekerja yang menggantungkan kehidupannya pada kekayaan laut, termasuk di wilayah Kota Tidore Kepulauan.
Oleh karena itu, lanjutnya, dalam perhelatan Sail Tidore 2022 ini pihaknya juga memastikan para pekerja memahami pentingnya menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Ini supaya terlindungi saat sedang bekerja dan memiliki hari tua yang sejahtera.
“Sail Tidore ini merupakan momentum yang kami gunakan untuk semakin mendekatkan diri dengan pekerja dan mengedukasi terkait pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, karena rata-rata pekerja informal banyak yang belum terlindungi BPJAMSOSTEK.” Ungkapnya, Sabtu (26/11/2022).
Baca Juga: Luhut Pimpin Penanaman Mangrove di Lokasi Sail Tidore 2022
Sebab, menurutnya, perlindungan ini tidak terbatas untuk pekerja kantoran saja. Namun pekerja informal seperti nelayan, petani, pedagang, pekerja seni dan pariwisata maupun profesi lainnya juga berhak mendapatkan perlindungan yang sama.
“Untuk masyarakat Tidore khususnya, karena wilayahnya daerah kepulauan, maka risiko kecelakaan kerja tentu saja lebih tinggi daripada yang lain. Pastikan anda mempunyai bantalan jika terjadi risiko kecelakaan kerja, agar keluarga tetap dapat hidup dengan layak.” Katanya.
Dengan iuran yang terjangkau mulai dari Rp36.800 per bulan, ia menuturkan, para pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) bisa mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT) dengan manfaat yang sangat luar biasa.
“Apabila seorang nelayan mengalami kecelakaan saat sedang melaut, dirinya akan mendapatkan perawatan tanpa batas biaya hingga sembuh. Selain itu jika dalam masa penyembuhan tidak dapat bekerja, BPJAMSOSTEK akan membayarkan seluruh upahnya selama 1 tahun dan selanjutnya 50 persen hingga dinyatakan sembuh.” Ucapnya.
“BPJAMSOSTEK juga akan memberikan manfaat beasiswa pendidikan bagi 2 orang anak senilai Rp174 juta, jika pekerja tersebut meninggal dunia.” Sambung Anggoro.
Baca Juga: Ini Daftar Agenda Setelah Acara Puncak Sail Tidore 2022
Selain itu, kata Anggoro, pada kunjungan tersebut pihaknya menyerahkan klaim kepada dua orang ahli waris dari peserta BPJAMSOSTEK meninggal dunia dengan total mencapai Rp294 juta.
“Ini merupakan bukti nyata manfaat yang kami berikan kepada peserta. Bagi seluruh pengunjung Sail Tidore, segera daftarkan diri menjadi peserta BPJAMSOSTEK, caranya cukup mudah dengan menggunakan aplikasi Jamsostek Mobile atau silahkan datang ke booth kami.” Tutupnya.(m-02)
Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Junaidi Drakel
