Membaca Realitas

Bila Kau ke Halmahera dan Melihat Seorang Lelaki dan Seorang Perempuan

Oleh

ABI N. BAYAN

Bila kau ke Halmahera dan di jalan kau melihat

seorang lelaki menggendong bika dengan bambu di pinggang

dan seorang perempuan mencahi saloi dengan sendal komenas di tangan

berilah salam kepada mereka, raih dan kecuplah tangan mereka

rasakan berapa banyak luka tumbuh bergantian di sana

 

mereka memang tak melahirkanmu, tapi mereka pernah menyusuimu.

 

Bila kau ke Halmahera dan di jalan kau melihat

seorang lelaki di atas batu berdiri memegang linggis

dan di bawahnya seorang perempuan duduk memukul batu

berilah salam kepada mereka, raih dan kecuplah tangan mereka

rasakan berapa banyak luka tumbuh bergantian di sana

 

mereka memang tak melahirkanmu, tapi mereka pernah menyusuimu.

 

Bila kau ke Halmahera dan di pantai kau melihat

seorang lelaki berdiri di buritan memegang dayung sambil menusukkan belo-belo ke laut

dan seorang perempuan berdiri di haluan merapikan tali sambil membuang sauh

berilah salam kepada mereka, raih dan kecuplah tangan mereka

rasakan berapa banyak luka tumbuh bergantian di sana

 

mereka memang tak melahirkanmu, tapi mereka pernah menyusuimu.

 

Bila kau ke Halmahera dan di jalan atau di pantai

kau tidak melihat seorang lelaki dan seorang perempuan

pulanglah ke rumah, lihatlah ayah dan ibumu, barangkali

mereka sedang sakit.