Membaca Realitas

Tahun 2022, Ribuan Komoditi Hidup Perikanan Dikirim Jalur Domestik

Total Nilai Pengiriman Capai Rp19 Miliar Lebih

TERNATE (kalesang)– Volume komoditi hidup perikanan pada pengiriman domestik sepanjang tahun 2022 mengalami peningkatan.

Kepala Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Ternate, Maluku Utara, Arsal mengungkapkan, jika dibandingkan dengan tahun 2021, volume komoditi hidup perikanan tahun 2022 meningkat sebesar 37,80 persen.

“Pada tahun 2021 volume komoditi hidup sebanyak 299.689 ekor, sedangkan pada tahun 2022 naik menjadi 662.582 ekor.” Ungkapnya kepada kalesang.id, Kamis (12/1/2023).

Ia merinci, 10 komoditi hidup yang dikirim terbanyak adalah Belut sejumlah 476.370 ekor dengan nilai Rp7.145.550.000, Bibit Kerang Mutiara 53.400 ekor senilai Rp1.380.080.000, Lobster 52.946 ekor senilai Rp3.361.025.000, Kepiting Bakau 24.902 ekor dengan nilai Rp1.327.900.000, Kerapu 12.618 ekor senilai Rp2.120.797.500.

Kemudian, Angel sebanyak 12.186 ekor dengan jumlah nilai Rp829.640.000, Udang Ronggeng 9.302 ekor senilai Rp212.315.000, Udang Kipas 8.016 ekor senilai Rp2.390.900.000, Letter six 6.674 ekor senilai Rp103.325.000, dan Gobi 3.984 ekor dengan nilai Rp15.168.000.

“Nilai pengiriman domestik komoditi hidup secara keseluruhan 2022 sebesar Rp19.158.455.500.” Katanya.

Ia menuturkan, kota tujuan pengiriman, tersebar di Surabaya, Jakarta, Papua Barat, Bali, Ambon, Bitung, Serang, Batam, Makassar, dan Yogyakarta.

“Tujuan pengiriman yang dominan, terdapat di Kota Surabaya sebanyak 479.224 ekor dengan nilai Rp7.175.860.000.” Pungkasnya.

 

Reporter: Sitti Muthmainnah
Redaktur: Wawan Kurniawan