Membaca Realitas

DPR RI Minta Polda Maluku Utara Tertibkan Aktivitas Tambang Ilegal

Andi Rio Idris: Penambang Hanya Ambil Keuntungan Sebesar-besarnya

TERNATE (kalesang) – Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto minta Polda Maluku Utara agar menertibkan segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal yang berakibat pada kerusakan lingkungan.

Karena Maluku Utara adalah salah satu daerah di Indonesia yang memiliki cadangan nikel terbesar, bahkan provinsi ini berhasil mencatatkan pertumbuhan di tengah situasi global yang kurang mendukung dari sektor tambang.

“Kapolda Malut ini memang masih baru menjabat, tapi kami memiliki harapan yang besar agar menjaga ketertiban pada sektor tambang di Maluku Utara.” Katanya seperti dilansir dari website resmi DPR RI, Jumat (24/2/2023).

“Bersyukur, Kapolda Malut punya spesialisasi dalam hal pertambangan, beliau ini telah lama bekerja menangani tambang sudah 20 tahun lebih, sehingga persoalan pemetaan tentang tambang ini sudah khatam.” Sambung Politisi PDI-Perjuangan ini saat memimpin Tim Kunker Reses Komisi III DPR mengunjungi Mapolda Malut, di Ternate, Selasa (21/2/2023).

Baca Juga: Oknum Anggota PPK di Kepulauan Sula Diduga Aniaya Warga Hingga Meninggal Dunia

Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengatakan, beberapa bulan yang lalu Kementerian ESDM menegur 29 perusahaan tambang di Maluku Utara, karena belum menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2022.

“Bahkan ada juga beberapa penambang di Maluku Utara yang hanya mengambil keuntungan sebesar-besarnya, akan tetapi tidak menghasilkan kesejahteraan buat warga sekitar pertambangan.” Katanya.

Kata dia, hal ini pihaknya sudah menemukan kenyataanya di lapangan, bahwa banyak tambang yang mendapat keuntungan sampai dengan triliunan, tapi tidak berbanding lurus dengan kehidupan masyarakat.

“Silahkan berinvestasi mencari rezeki, tapi jangan merugikan masyarakat, apalagi jika sampai mafia tanah juga menyerobot lahan-lahan masyarakat kecil untuk kepentingan bisnis Anda yang merugikan mereka.” Pungkas Politisi Partai Golkar ini.(tr-01)

 

Reporter: Juanda Umaternate
Redaktur: Junaidi Drakel