Walikota Tanggapi Matinya Puluhan Ribu Ikan di Pesisir Ternate
TERNATE (kalesang) – Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman menanggapi ditemukannya puluhan ribu ikan yang mati terdampar di pesisir pantai Kelurahan Sasa, Kota Ternate.
Menurut Tauhid, dirinya terus memantau informasi tersebut, dan mengaku tim dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate telah turun ke lapangan.
“Saya juga pantau terus. Masih melakukan uji (laboratorium), analisia lingkungan dulu. Laporan resminya belum. Tapi instruksi ke lapangan sudah dijalankan.” Kata Tauhid, Selasa (12/9/2023).
Tauhid mengemukakan, untuk penyebab matinya puluhan ribu ikan yang terdampar tersebut dirinya belum mengetahui.
BACA JUGA: Ribuan Ikan Terdampar dan Mati di Pesisir Kelurahan Sasa Ternate
“Saya belum dengar (penyebab) itu limbah tahu. Tapi terus di cek di lapangan , masih dilakukan DLH.” Akunya.
Puluhan Ribu Ikan Mati di Pesisir Ternate
Warga sekitar pesisir pantai Kelurahan Sasa dibuat heboh pada Minggu (10/9/2023) kemarin dengan matinya puluhan ribu ikan, ini diketahui setelah warga mencium aroma tak sedap yang diindikasi berasal dari ikan-ikan tersebut.

BACA JUGA: Puluhan Ribu Ikan Mati di Pesisir Ternate, DLH Bakal Uji Laboratorium
“Dari pagi itu sudah mulai tercium aroma bau bangkai ikan yang tak sedap, karena rumah warga yang berdekatan dengan bibir pantai.” Kata Lisna, warga setempat.
Lurah Sasa, Ridwan B. Farman mengaku peristiwa tersebut sudah terjadi sejak Sabtu (9/9/2023), menurutnya kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya, hanya saja dirinya belum mengetahui penyebabnya.
“Ini kejadian yang kedua kali, sebelumnya itu kalau tidak salah pada tahun 2021 pernah terjadi hal yang sama, tapi penyebabnya saya kurang tahu.” Aku Ridwan.
Belakangan, DLH Kota Ternate akan melakukan uji laboratorium untuk memastikan penyebab terjadinya matinya puluhan ribu ikan di pesisir pantai Kelurahan Sasa, Kota Ternate.
“Kita harus uji laboratorium. Secepatnya kita akan ambil sampel, seluruh parameter kita akan uji, baik fisika, kimia, biologi.” Ujar Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Ternate, Syarif Tjan.
Reporter: Rahmat Akrim
Redaktur: Junaidi Drakel

